HUT ke-38 Sapma Pemuda Pancasila,  Perkuat Kaderisasi lewat Rakernas 2026

HUT ke-38 Sapma Pemuda Pancasila, Perkuat Kaderisasi lewat Rakernas 2026

Nasional | sindonews | Sabtu, 7 November 2026 - 19:28
share

Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026. Kegiatan tersebut juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 pada 6–8 November 2026 di Tavia Heritage Hotel, Jakarta.

Mengusung tema “Mengakar pada Persatuan dan Karakter”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional dalam memperkuat kaderisasi serta merumuskan arah program organisasi menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 kader Sapma Pemuda Pancasila dari berbagai daerah di Indonesia. Rakernas turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat publik, di antaranya kepala daerah, anggota DPR, serta unsur pemerintahan dan pimpinan organisasi.

Baca juga: Wujudkan Indonesia Emas 2045, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan

Ketua Organizing Committee (OC) Rakernas 2026 Andri Prasetyo, menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 29 provinsi yang bersama-sama membahas dan merumuskan program kerja organisasi.“Melalui Rakernas ini, kami berharap program kerja yang dirumuskan nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, pengurus wilayah, panitia, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi sehingga Rakernas ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Andri, Sabtu (7/11/2026).

Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila Aulia Arief, menegaskan perjalanan 38 tahun organisasi merupakan proses panjang dalam membangun ruang kaderisasi bagi generasi muda, khususnya siswa, pelajar, dan mahasiswa.

Lihat video: Strategi Pemerintah Kawal Pendidikan Berkualitas, Menuju Indonesia Emas!

“Perjalanan Sapma sudah 38 tahun dan ini bukan perjalanan yang mudah bagi kita untuk membangun ruang kaderisasi bagi siswa, pelajar, dan mahasiswa agar menjadi kader yang tumbuh dan mencintai Pancasila serta siap mengabdi untuk bangsa dan negara. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa tugas kita belum selesai. Sapma harus terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia,” tegas Arief.

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila Akbar Supratman, turut menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda.

"Pancasila harus menjadi landasan dalam membangun persatuan dan menghadapi berbagai tantangan bangsa. Generasi muda juga diharapkan mampu mengembangkan kapasitas intelektual serta mengambil peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara," ujar Akbar.Sementara Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila KPH Japto Soerjosoemarno, menegaskan Sapma harus menjadi kawah candradimuka bagi pembentukan karakter dan kaderisasi generasi penerus.

"Sapma harus menjadi pusat pendidikan dan kawah candradimuka bagi kader-kader muda terdidik. Proses kaderisasi bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan upaya membentuk generasi penerus yang memiliki rasa memiliki (sense of belonging), rasa melindungi (sense of protection), dan rasa tanggung jawab (sense of responsibility) terhadap organisasi maupun bangsa Indonesia," tegas Japto.

Rakernas Sapma Pemuda Pancasila 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi, di antaranya Anggota DPR RI sekaligus Sekretaris Jenderal MPN Pemuda Pancasila Musa Rajekshah, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Komisi B sekaligus Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Robert Rouw, Ketua Dewan Kehormatan Sapma Pemuda Pancasila sekaligus Ketua Pemuda Pancasila Jakarta Selatan Yedidiah Soerjosoemarno.

Selain itu, anggota DPR-RI sekaligus Ketua PP kalteng M Syauqie, Ketua Umum DPP KNPI Ryano Panjaitan, Bupati Lampung Selatan sekaligus Wakil Ketua Bendahara Pusat Sapma Pemuda Pancasila Radityo Egi, serta Dewan Pembina Sapma Pemuda Pancasila Ibrahim Chaniago dan Muslim.

Kehadiran para tokoh nasional, unsur pemerintahan, dan pimpinan organisasi tersebut menjadi bagian dari momentum silaturahmi serta konsolidasi lintas generasi dalam memperkuat keberlanjutan kaderisasi Sapma Pemuda Pancasila. Hal ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antara generasi muda dan para pemangku kepentingan dalam membangun kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Topik Menarik