Jangkau Bara di Bawah Gambut, Ratusan Nozzle Disalurkan Langkah Berdampak Kahf

Jangkau Bara di Bawah Gambut, Ratusan Nozzle Disalurkan Langkah Berdampak Kahf

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 6 November 2026 - 11:22
share

Membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Kahf menyalurkan ratusan nozzle kepada petugas pemadam karhutla di Palangka Raya melalui posko bencana Rumah Zakat dan BPBD Kota Palangka Raya.

Seperti diketahui lahan gambut punya tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla di Kalimantan. Berbeda dengan kebakaran di permukaan, api di lahan gambut dapat tersimpan di dalam tanah dan terus menyala meski permukaannya tampak sudah padam.

Karena itu, pemadaman di lahan gambut tidak cukup dilakukan dari atas. Bara yang tersimpan di bawah tanah dapat merambat dan memunculkan api kembali di titik lain. Asap yang mengganggu pernapasan pun kerap berasal dari api yang tidak terlihat ini.

Baca Juga: Dukung Operasional 25 Rumah Aman Asap di Kalimantan Tengah, Paragon Kahf Salurkan Perlengkapan

Untuk menjangkau bara tersebut, petugas membutuhkan alat yang berbeda dari selang pemadam pada umumnya. Selang biasa dipakai untuk memadamkan api yang terbuka di atas permukaan tanah, sehingga air sulit menjangkau bara di lapisan bawah. Sementara itu, nozzle tancap tanah bekerja dengan prinsip seperti jarum. Alat ini ditusukkan ke dalam tanah gambut, lalu air disalurkan langsung ke titik api di bawah permukaan.

Penyaluran ratusan nozzle oleh Kahf merupakan bagian dari Langkah Berdampak, program yang diinisiasi di bawah naungan ParagonCorp, yang dijalankan bersama pemerintah daerah dan mitra di lapangan dalam penanganan karhutla. Selain alat untuk menjangkau titik api, perlindungan bagi petugas juga menjadi perhatian.

Penanganan karhutla di Palangka Raya yang berlangsung selama beberapa bulan dan melibatkan banyak personel membuat sebagian APD yang dipakai hampir setiap hari mulai rusak. Karena itu, melalui Langkah Berdampak, Kahf bersama BPBD Kota Palangka Raya juga menyalurkan APD untuk menunjang keselamatan petugas di lapangan.

Selain itu, Kahf memberikan bantuan bagi keluarga petugas pemadam kebakaran yang gugur dalam upaya pemadaman karhutla di Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Baca Juga: MAEM Running Club dan Kahf Ajak Pelari Tetap Jaga Diri di ITB Ultra Marathon 2026Pemerhati lingkungan Nathanael Undas turut hadir dan ikut menggunakan nozzle tancap tanah bersama petugas di lapangan. “Hari ini, saya bersama dengan rekan-rekan dari Kahf dan, distribusi pembantuan peralatan APD, makanan, suplemen, air mineral, nozzle pemadaman kebakaran khusus gambut, kepada rekan rekan kami di BPBD kota Palangka raya dan juga rumah zakat," ujar Nathanael.

"Nozzle adalah alat yang paling efektif untuk memadamkan api yang terbakar dibawah lahan gambut. Hari ini saya melihat bagaimana gigihnya teman-teman yang ada di garda depan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin luas. Apresiasi setinggi-tingginya saya berikan kepada semua teman-teman yang melawan api ini,” terang Nathanael.

Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni menyampaikan, bahwa penanganan karhutla di lahan gambut membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Kami berharap bantuan kecil yang kami berikan bisa menyelesaikan masalah hingga ke akarnya," jelas Astri.

"Karena itu, sangat penting untuk berkolaborasi dengan ahlinya. Dari diskusi dengan BPBD Kota Palangka Raya dan Rumah Zakat yang sudah mendalami permasalahan ini, kami memahami bahwa nozzle tancap tanah adalah salah satu solusi efektif dan jumlahnya perlu ditambah. Kami berharap nozzle tancap tanah ini dapat mendukung kerja para petugas dalam upaya pemadaman di lahan gambut,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kahf berupaya mengambil bagian dalam menangani dampak karhutla bersama mitra yang memahami kondisi di lapangan, salah satunya Rumah Zakat. Dengan menghadirkan alat yang sesuai dengan tantangan di lahan gambut, Kahf berharap petugas dapat menjangkau titik api hingga ke dalam tanah, sehingga pemadaman dapat dilakukan hingga tuntas. Ke depan, Kahf akan terus memperhatikan kebutuhan petugas dan masyarakat agar setiap dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran.

Topik Menarik