Penjualan Rumah di Pasar Primer Turun 8,43 Persen pada Kuartal III-2026.
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan harga properti residensial di pasar primer melambat pada kuartal III 2026. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) yang tumbuh sebesar 0,56 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada kuartal II 2026 sebesar 0,69 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) juga menunjukkan penurunan penjualan rumah di pasar primer pada seluruh tipe hunian selama kuartal III 2026.
“Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III 2026 menurun di seluruh tipe rumah,” ujar Denny dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).
Secara spasial, hasil survei terhadap 18 kota menunjukkan tujuh kota mengalami perlambatan pertumbuhan IHPR. Sementara itu, satu kota mencatat penurunan indeks harga properti residensial secara tahunan.
Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pertumbuhan IHPR di pasar primer juga mengalami perlambatan. Pada kuartal III 2026, IHPR tumbuh sebesar 0,11 persen secara triwulanan (quarter-to-quarter/qtq), lebih rendah dibandingkan kuartal II 2026 yang tumbuh sebesar 0,26 persen.
Sejalan dengan perlambatan harga tersebut, penjualan unit properti residensial di pasar primer mengalami kontraksi sebesar 8,43 persen secara tahunan.
Dari sisi pembiayaan, hasil survei BI menunjukkan bahwa pengembang masih mengandalkan dana internal perusahaan sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial. Porsi pembiayaan dari dana internal mencapai 73,94 persen dari total kebutuhan pembiayaan.
Sementara itu, dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer masih menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Skema pembiayaan tersebut memiliki pangsa sebesar 70,68 persen dari total metode pembelian rumah.
Menurut Denny, hasil survei tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan harga, penjualan, serta pola pembiayaan properti residensial di pasar primer selama kuartal III 2026









