Diikuti Ribuan Pelajar, BINUS Cup XI Swimming Cetak Rekor Muri
BINUS Cup XI Swimming berhasil mencetak Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) sebagai “Lomba Renang oleh Pelajar Terbanyak dalam Waktu Satu Hari”. Event yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (31/10/2026) ini diikuti 1.128 peserta renang pelajar dari berbagai sekolah,
Lomba ini Dldiinisiasi siswa-siswi BINUS SCHOOL Simprug bersama Pengkot Akuatik Indonesia Jakarta Selatan. Event ini menjadi ruang bagi perenang muda untuk mengasah kemampuan, mendapatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan potensi di bidang olahraga renang. Baca juga:Pecahkan 4 Rekor MURI, Fun Run-Off Road Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI
Lomba mempertandingkan 41 nomor lomba dengan peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Direktur Operasional Muri, Awan Rahargo mengatakan, rekor hari ini bukan serta-merta karena sebuah angka. Karena sejatinya, lanjutnya, Muri melihat sebuah karya terbaik yang diciptakan oleh putra-putri Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi renang kali ini.
”Di samping itu juga, ini adalah sebuah sarana maupun wadah untuk mencari talenta-talenta muda, perenang-perenang nasional, yang akan dimulai dari penyelenggaraan BINUS CUP ke-11 Swimming,” ujarnya.
Pencapaian BINUS CUP XI Swimming ini juga menjadi ajang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman berlomba di fasilitas renang berstandar kompetisi atlet. Perlombaan ini merupakan inisiatif siswa-siswi BINUS SCHOOL Simprug yang melihat perlunya ajang renang antarsekolah yang terbuka bagi seluruh pelajar. Tidak hanya menggagas, para siswa juga terlibat langsung dalam mengorganisasi dan menyelenggarakankegiatan ini, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara. Melalui kesempatan tersebut, pendaftaran dibuka secara luas agar lebih banyak perenang muda dari berbagai sekolah dapat menunjukkan kemampuan dan memperoleh pengalaman berlomba di tingkat pelajar.
Ketua BINUS CUP XI Swimming, Sebastian mengatakan, tahun ini pertama kalinya renang masuk di BINUS CUP, jadi pihaknya ingin membuat sesuatu yang berkesan. Motivasinya, pertama, untuk pembibitan atlet muda, dan memberi kesempatan anak-anak, terutama yang baru pertama kali mengikuti lomba dapat merasakan arena yang sama dengan atlet nasional, di Gelora Bung Karno.
”Kedua, kami ingin membuktikan bahwa anak muda, jika diberikan kepercayaan, bisa membuat sesuatu yang berdampak besar. Dan siswa itu bisa berprestasi di akademik dan nonakademik sekaligus, tidak harus memilih salah satu,” ujarnya.
Dari sisi teknis, pertandingan renang menggunakan 10 lintasan dengan sistem heat dan didukung teknologi timing elektronik ALGE. Peserta dibagi ke dalam empat kelompok umur (KU), yaitu SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, SMP kelas 1–3, dan SMA kelas 1–3, sehingga setiap peserta dapat bertanding sesuai jenjang pendidikannya.
Lomba berskala besar ini juga menjadi pengalaman pembelajaran bagi para siswa yang terlibat sebagai panitia. Mereka perlu mengkoordinasikan persiapan acara, menjalin komunikasi dengan sekolah dan klub renang, serta membagi waktu antara tanggung jawab penyelenggaraan dan kegiatan akademik. Baca juga:Siswa Binus School Simprug Gelar Konsel Amal untuk Donasi Anak Papua dan Panti Asuhan
Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Simprug, Aaron Wise mendukung siswanya yang berani bermimpi besar. Aaron juga sangat mengapresiasi Sebastian dan teman-temannya yang sudah bekerja keras untuk mewujudukan hal besar tersebut. “Sudah menjadi tugas BINUS SCHOOL Simprug untuk memberikan dukungan penuh agar para siswa dapat mewujudkan impian mereka,” ungkapnya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa inisiatif siswa dapat berkembang menjadi kegiatan berskala besar melalui kolaborasi dan kerja keras. Melalui BINUS CUP XI, generasi muda didorong untuk berani mengambil inisiatif, mengembangkan bakat, dan menjadi kreatif.









