Awal November, IHSG Dibuka Lesu ke Level 5.039
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal November, Senin (2/11/2026) dengan terkoreksi 0,35 ke level 5.039. Sekitar 10 menit setelah perdagangan dibuka, tekanan jual mendominasi pasar dengan 553 saham melemah, sementara 130 saham menguat dan 283 saham bergerak stagnan.
Berdasarkan data perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 3,7 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,3 triliun dan frekuensi sebanyak 165 ribu kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8,7 triliun.
Baca Juga:IHSG Anjlok 7 dalam Sepekan, Ini Daftar Saham yang Cuan dan Boncos
Dari sisi saham, Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), yakni sebesar 27,27. Posisi berikutnya ditempati Indonesia Pondasi Raya (IDPR) yang menguat 25 dan Pollux Hotels Group (POLI) yang naik 23,49.
Sementara itu, Multisarana Intan Eduka (MSIE) menjadi saham dengan penurunan terdalam (top losers), yakni 9,76. Berikutnya, Logisticsplus International (LOPI) melemah 9,67 dan Techno9 Indonesia (NINE) turun 8,33.Tekanan juga terjadi di seluruh sektor yang tercatat dalam data perdagangan pagi tersebut. Sektor energi melemah 2,34, industri turun 2,31, bahan baku terkoreksi 2,25, dan kesehatan turun 2,10.Baca Juga:Tekanan Jual Meluas, IHSG Akhir Pekan Ditutup Merosot ke Level 5.057
Sektor teknologi melemah 1,94, transportasi turun 1,78, sedangkan sektor infrastruktur dan siklikal masing-masing terkoreksi 1,66. Sektor properti melemah 1,54, keuangan turun 0,73, dan konsumer non-siklikal terkoreksi 0,68.
Pelemahan IHSG pada awal perdagangan November tersebut terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak di zona merah. Namun, data pada sekitar 10 menit pertama perdagangan belum menggambarkan pergerakan indeks hingga penutupan pasar.










