Kaposwil Aceh Apresiasi Realisasi Tambahan TKD Pemkab Aceh Barat Capai 50,87

Kaposwil Aceh Apresiasi Realisasi Tambahan TKD Pemkab Aceh Barat Capai 50,87

Nasional | sindonews | Minggu, 1 November 2026 - 20:09
share

Kepala Posko Wilayah (Kaposwil) Satgas PRR Aceh Safrizal ZAR mengapresiasi realisasi belanja tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Aceh Barat per 30 Oktober 2026 mencapai 50,87. Capaian ini melampaui batas minimal 50 pada akhir Oktober yang didorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Aceh Barat Kurdi membenarkan angka tersebut. "50,87 per 30 Oktober," kata Kurdi, Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan rekapitulasi per 30 Oktober 2026, total pagu tambahan TKD Aceh Barat mencapai Rp68.121.911.000 atau Rp68,12 miliar untuk 328 paket pekerjaan. Rinciannya, 237 paket TKD Baru dengan pagu Rp41,29 miliar dan 91 paket TKD Tagging dengan pagu Rp26,83 miliar. Dari pagu itu, realisasi keuangan tercatat Rp34.652.332.346 atau Rp34,65 miliar sehingga Rp33,47 miliar belum terserap.

Baca juga: Abrasi Sungai Mengancam Jalan di Aceh Barat, Bupati Tarmizi Tindak Cepat dengan Normalisasi!

Menanggapi capaian tersebut, Safrizal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat yang berhasil melampaui target minimal 50 pada akhir Oktober, sebagaimana yang ditekankan saat evaluasi realisasi tambahan TKD se-Aceh di Takengon, Aceh Tengah, awal Oktober lalu."Capaian 50,87 ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Kami memberikan apresiasi kepada Bupati, Sekda, dan seluruh SKPK di Aceh Barat yang telah menunjukkan keseriusan dalam mendorong percepatan pelaksanaan program. Namun pekerjaan belum selesai. Momentum ini harus terus dijaga agar seluruh kegiatan dapat dituntaskan tepat waktu dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Safrizal.

Realisasi bergerak pesat sejak Agustus. Menurut pemantauan Satgas PRR, realisasinya 8,96 atau Rp6,1 miliar pada 31 Juli 2026 dan naik menjadi 23,02 atau Rp15,68 miliar pada 7 Agustus. Per 9 September, Pemkab Aceh Barat mencatat 33,74 atau Rp22,98 miliar. Pada pertengahan Oktober, Kurdi menyampaikan realisasi telah mencapai sekitar 46,63 atau kurang lebih Rp31,76 miliar, naik dari sekitar 37 sebelumnya. Safrizal menyebut seluruh paket telah terkontrak.

Lihat video: Pascabanjir di Aceh Barat, Warga Ramai-Ramai Cari Butiran Emas

Pemantauan serapan di setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dibagi dalam tiga status yakni, hijau untuk realisasi di atas 55, kuning untuk 40 hingga 55, dan merah untuk di bawah 40.

Pada kategori hijau, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) mencatat capaian di atas 96. Berikutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) 82,87 dengan pagu Rp494 juta, realisasi Rp409 juta, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) 76,33 dengan pagu Rp466 juta, realisasi Rp356 juta.

Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdagkopukm) sekitar 68, serta Dinas Sosial (Dinsos) 66,57 dengan pagu Rp191 juta, realisasi Rp127 juta. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang mengelola paket terbanyak yakni 108 paket, juga berstatus hijau dengan realisasi Rp18,06 miliar dari pagu Rp32,44 miliar.Pada kategori kuning, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) mencatat 49,24 dengan pagu Rp15,34 miliar, realisasi Rp7,55 miliar. Berikutnya Dinas Pendidikan Dayah 48,75 dengan pagu Rp2,22 miliar, realisasi Rp1,08 miliar, Dinas Pangan 45,19 dengan pagu Rp2,49 miliar, realisasi Rp1,13 miliar, dan Dinas Kesehatan 42,35 dengan pagu Rp1 miliar, realisasi Rp423 juta.

Lima SKPK masih berstatus merah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) 36,97, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) 23,52, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) 22,85, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 18,17, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 4,44.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dijadwalkan menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) pada Senin, 2 November 2026. Kurdi mengatakan, pada forum itu seluruh SKPK yang masih berstatus merah dan kuning akan diminta mempercepat pekerjaan.

"Pada Rapim yang akan digelar besok, seluruh SKPK yang masih berstatus merah dan kuning kami minta melakukan percepatan pekerjaan di lapangan dengan menambah tenaga kerja dan shift kerja," kata Kurdi.

Kurdi optimistis seluruh kegiatan dapat dituntaskan pada Desember, meski curah hujan saat ini tinggi. Kurdi menegaskan, percepatan itu tetap memperhatikan mutu pekerjaan sesuai spesifikasi. Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab Aceh Barat mengoptimalkan tim teknis dari dinas, di samping pengawasan yang dikontrakkan.

"Kita optimistis semua kegiatan bisa dituntaskan pada Desember, meski cuaca saat ini dalam kondisi curah hujan yang tinggi," ujarnya.

Topik Menarik