Kapolri Sambangi Muhammadiyah, Pakar: Lindungi Generasi Muda dari Judi Online dan Narkoba

Kapolri Sambangi Muhammadiyah, Pakar: Lindungi Generasi Muda dari Judi Online dan Narkoba

Nasional | sindonews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 21:00
share

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyambangi Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Menteng, Jakarta Pusat. Kedatangan Kapolri disambut langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Pertemuan tersebut mendapat apresiasi dari pemerhati hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Saputra Hasibuan. Pertemuan itu merupakan bentuk kolaborasi yang sangat strategis dan istimewa antara Polri dan Muhammadiyah dalam memperkuat keamanan serta ketertiban masyarakat.

Baca juga: Kapolri Jenderal Suyudi Kunjungi MA, Perkuat Penegakan Hukum

"Kami melihat kolaborasi Polri dan Muhammadiyah ini sangat istimewa. Polri mendapatkan dukungan dari Muhammadiyah untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam upaya memberantas judi online dan narkoba," ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) itu menuturkan persoalan judi online dan narkoba tidak cukup hanya ditangani melalui penegakan hukum. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan.Edi menilai Muhammadiyah memiliki jaringan pendidikan, sosial, dan keagamaan yang luas sehingga dapat menjadi mitra strategis Polri dalam membangun kesadaran masyarakat.

"Kita mendukung pendekatan edukasi dan pencegahan harus diperkuat. Kita ingin masyarakat, khususnya generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba dan jeratan judi online. Karena itu, kolaborasi seperti ini patut kita sambut baik," katanya.

Anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu berharap sinergi Polri dan Muhammadiyah tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh masyarakat.

"Menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara aparat penegak hukum dan organisasi masyarakat diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih aman, sehat, dan harmonis," ujar Edi.

Topik Menarik