Ayah Terjerak Kasus Pornografi Anak, Meghan Markle dan Harry Pilih Menjauh dari Medsos
Meghan Markle dan Pangeran Harry memilih untuk menjauh sementara dari aktivitas media sosial demi menjaga kesehatan mental mereka setelah ayah Meghan, Thomas Markle Sr., menghadapi tuduhan terkait dugaan kepemilikan konten pornografi anak.
Jurnalis kerajaan Andrea Caamano mengungkapkan kepada Page Six bahwa Duke dan Duchess of Sussex saat ini tidak mengelola langsung akun media sosial mereka, meski Meghan diketahui memiliki dua akun Instagram. Menurut Caamano, keduanya memiliki tim yang membantu mengelola serta mengunggah konten atas nama mereka.
“Mereka memiliki orang-orang yang membantu mengelola dan menerbitkan konten atas nama mereka, sehingga memungkinkan mereka mengambil jarak dari media sosial demi kesehatan mental,” ujar Caamano.
Baca Juga : Meghan Markle Lega, Tuduhan Pornografi Anak terhadap Ayahnya Diselidiki
Meski begitu, Caamano memperkirakan Meghan tidak akan terlalu lama berhenti dari aktivitas media sosial. Ia menyebut aktris Suits tersebut kemungkinan akan kembali membagikan kabar mengenai hal-hal yang membuatnya bahagia dalam beberapa waktu terakhir.Selain mengurangi aktivitas digital, Meghan dan Harry juga disebut mendapat dukungan dari orang-orang terdekat mereka. Caamano mengatakan banyak teman Meghan, baik dari Inggris maupun luar negeri, menghubunginya untuk memberikan dukungan di tengah situasi yang sulit.
“Seorang teman mengatakan kepada kami minggu ini bahwa Meghan sangat terpukul,” kata Caamano.
Sebelumnya, muncul laporan bahwa Meghan dan Harry meninggalkan Inggris bersama anak-anak mereka setelah kabar mengenai penyelidikan terhadap Thomas Markle Sr. mencuat. Namun, Caamano menyebut perjalanan tersebut kemungkinan bukan keputusan untuk menghindari sorotan publik.
Baca Juga : Ayah Meghan Markle Diselidiki atas Dugaan Kepemilikan Konten Pornografi Anak
Menurutnya, kabar tersebut muncul ketika Meghan dan keluarganya memang sedang berada di luar negeri untuk liburan sekolah anak-anak pada Oktober. Di Inggris, sejumlah sekolah memiliki masa libur selama dua minggu sehingga waktu keberangkatan tersebut dinilai bertepatan secara kebetulan.Caamano juga tidak memperkirakan perjalanan tersebut akan menjadi “pelarian berkepanjangan” dari kehidupan publik. Ia menyebut keluarga tersebut kemungkinan akan kembali ke rumah mereka di Inggris pada akhir pekan agar anak-anak dapat kembali bersekolah setelah libur.
Di tengah pemberitaan mengenai ayahnya, Meghan disebut tetap fokus pada keluarga dan berbagai proyek profesionalnya. Caamano mengatakan Meghan masih mengembangkan bisnisnya, As Ever, serta mulai mempertimbangkan kemungkinan kembali ke dunia akting.
Selain itu, Meghan juga dikabarkan akan tampil dalam program televisi Australia Junior MasterChef Australia. Menurut Caamano, situasi yang sedang dihadapi Meghan tidak akan menghentikan komitmen profesionalnya.
Sebelumnya, Page Six melaporkan bahwa Thomas Markle Sr. tengah diselidiki di Filipina setelah putranya, Thomas Markle Jr., mengaku menemukan “ratusan hingga ribuan” gambar dan video pelecehan seksual anak di antara barang-barang milik ayahnya di rumahnya di Cebu City.
Thomas Markle Sr. membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai “kebohongan yang menyakitkan”. Sementara itu, putrinya, Samantha Markle, membela sang ayah dan menuduh Thomas Jr. membuat klaim tersebut sebagai bentuk balas dendam.
Meghan sendiri diketahui telah lama menjaga jarak dari ayahnya sejak 2018. Ia sebelumnya mengatakan bahwa keputusan untuk tidak membiarkan ayahnya berhubungan dengan anak-anaknya dilakukan demi melindungi mereka.
Meghan menyebut dirinya berharap publik memahami bahwa jarak yang ia buat dari sang ayah bukan tanpa alasan, melainkan karena pertimbangan perlindungan terhadap keluarganya.(Magang/Kirana Gina Anindita)










