Potret Mesra Lamine Yamal dan Ines Garcia di Ballon dOr 2026, Kompak Berbusana Hitam dengan Gaya Elegan
LAMINE Yamal dan Ines Garcia mencuri perhatian saat tampil di karpet merah Ballon dOr 2026 di London. Keduanya mengusung gaya busana serbahitam yang terlihat serasi.
Meski berpakaian senada, Lamine Yamal dan Ines Garcia tetap memiliki karakter masing-masing. Penampilan pasangan ini menjadi sorotan berkat perpaduan busana mewah, aksesori eksklusif, dan sentuhan fashion yang berani.
Momen tersebut terasa istimewa karena menjadi penampilan Ballon dOr pertama mereka bersama. Alih-alih memilih gaya formal yang konvensional, Yamal dan Ines menunjukkan pendekatan berbeda dalam memadukan busana elegan dengan elemen modern.
1. Ines Garcia Tampil Memukau dengan Gaun Giuseppe Di Morabito
Penampilan Ines Garcia mendapat perhatian khusus berkat gaun rancangan khusus dari Giuseppe Di Morabito. Media fashion yang mengulas penampilannya turut menyoroti pilihan busana tersebut, yang dipadukan dengan perhiasan Repossi dan sepatu Christian Louboutin.
Gaun hitam itu memiliki potongan bahu terstruktur yang memberikan kesan tegas sekaligus elegan. Siluetnya semakin menonjol dengan tambahan sarung tangan opera senada yang memperkuat nuansa glamor.
Untuk menyempurnakan penampilannya, Ines memilih perhiasan berlian dari Repossi. Kilauan perhiasan tersebut memberikan kontras menarik terhadap busana hitam yang dikenakannya. Ia juga melengkapi penampilannya dengan sepatu hak tinggi Christian Louboutin.
Perpaduan gaun berstruktur, sarung tangan panjang, perhiasan berlian, dan sepatu mewah membuat penampilan Ines terlihat klasik, tetapi tetap modern. Pilihan busananya memperlihatkan bagaimana detail aksesori dapat memberikan karakter kuat pada keseluruhan gaya.
Penampilan tersebut juga didukung oleh tim kreatif di balik layar. Foto-fotonya diabadikan oleh Carlos de Lucas, sementara penataan gaya atau styling ditangani Mabraiz. Untuk riasan wajah dan tata rambut, Inés mendapat sentuhan dari MUA Alba untuk YSL Beauty.
2. Lamine Yamal Pilih Chanel dengan Sentuhan Unik
Berbeda dari Ines yang mengedepankan siluet elegan, Lamine Yamal tampil dengan pendekatan fashion yang lebih eksperimental. Pesepak bola muda Spanyol tersebut mengenakan busana Chanel rancangan Matthieu Blazy.
Penampilannya terdiri dari jaket pendek dengan potongan kotak yang dipadukan dengan celana panjang berpotongan lebar. Kombinasi tersebut menghadirkan siluet modern yang berbeda dari setelan formal pria pada umumnya.
Elemen yang paling mencuri perhatian adalah aksesori berbentuk bunga besar berwarna merah muda dengan detail bulu-bulu. Aksen tersebut menjadi pusat perhatian sekaligus memberikan sentuhan artistik pada keseluruhan penampilan Yamal.
Ines juga mengenakan jam tangan Richard Mille dengan tali berwarna merah muda. Pilihan warna tersebut selaras dengan aksesori bunganya sehingga menciptakan kesinambungan visual di antara berbagai elemen busana.
3. Serba Hitam, tapi Tetap Memiliki Karakter Beda
Salah satu hal menarik dari penampilan Yamal dan Ines adalah pilihan busana yang saling melengkapi tanpa terlihat seragam sepenuhnya. Keduanya memilih warna hitam sebagai dasar, tetapi mengekspresikannya melalui pendekatan berbeda.
Ines menghadirkan kemewahan melalui potongan gaun yang tegas dan aksesori klasik. Sementara itu, Yamal memadukan busana berpotongan lebar dengan aksesori bunga merah muda yang tidak biasa.
Perbedaan tersebut membuat keduanya tampil menonjol dengan identitas fashion masing-masing. Sentuhan warna merah muda pada penampilan Yamal juga memberikan kontras terhadap dominasi warna hitam yang dikenakan pasangan tersebut.
Lamine Yamal pun berhasil meraih Kopa Trophy 2026 sebagai Pemain Muda Terbaik Putra dalam rangkaian penghargaan Ballon d’Or 2026 yang berlangsung di London pada 26 Oktober 2026. Bintang Barcelona dan Timnas Spanyol itu kembali mendapat pengakuan atas penampilannya, sekaligus mencatatkan kemenangan ketiga secara beruntun dalam penghargaan Kopa Trophy.
Meski berhasil membawa pulang penghargaan pemain muda terbaik, Yamal belum meraih trofi utama Ballon dOr kategori putra 2026. Ia menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara, di bawah Kylian Mbappe yang berada di posisi kedua dan Harry Kane yang keluar sebagai pemenang. Pencapaian tersebut tetap menegaskan konsistensi Yamal sebagai salah satu talenta muda yang diperhitungkan dalam sepak bola dunia.









