Ketika Persatuan Tak Lagi Cukup Diikrarkan
Sejumlah pemimpin kerajaan dunia memiliki kemampuan menerbangkan pesawat sendiri. Keterampilan ini terbilang tidak biasa karena perjalanan resmi kepala negara umumnya menggunakan pilot profesional.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana. Ia menerbangkan sendiri pesawat kerajaan saat melakukan perjalanan ke Jepang pada Oktober 2026.
Selain Ratu Suthida, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan Raja Belanda Willem-Alexander juga dikenal memiliki kemampuan di bidang penerbangan. Berikut ulasannya.
Bukan Pilot Biasa, 4 Pemimpin Kerajaan Ini Terbangkan Sendiri Pesawat saat Kunjungan ke Luar Negeri
1. Ratu Thailand Suthida, Terbangkan Boeing 737 ke Jepang
Ratu Thailand Suthida menjadi sorotan setelah menerbangkan sendiri pesawat kerajaan jenis Boeing 737-800 dari Bangkok menuju Hokkaido, Jepang, pada 14 Oktober 2026.Berdasarkan informasi Departemen Hubungan Masyarakat Pemerintah Thailand, Ratu Suthida bertolak dari Bandara Militer Don Mueang di Bangkok dan mendarat di Bandara New Chitose, Hokkaido.
Kunjungan tersebut berlangsung pada 14-22 Oktober 2026. Ratu Suthida datang ke Jepang untuk menghadiri Kejuaraan Asia Hoki Es Putri IIHF 2027 di Sapporo. Ia juga menyerahkan medali dan trofi kepada para atlet dalam kapasitasnya sebagai Duta Global Perempuan pertama Federasi Hoki Es Internasional (IIHF).
Ratu Suthida kembali menerbangkan pesawat kerajaan saat perjalanan pulang ke Bangkok pada 22 Oktober 2026.
Sebelum menjadi anggota keluarga kerajaan Thailand, Suthida pernah bekerja sebagai pramugari Thai Airways. Ia kemudian menjalani pelatihan penerbangan dan memiliki lisensi pilot transportasi udara atau Airline Transport Pilot Licence (ATPL).
Pengalaman tersebut menjadikannya salah satu perempuan dari keluarga kerajaan yang memiliki keterampilan menerbangkan pesawat untuk perjalanan internasional.
2. Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, Punya Latar Belakang Penerbangan Militer
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn juga dikenal memiliki pengalaman di bidang penerbangan militer. Ia merupakan salah satu anggota keluarga kerajaan yang mempunyai keterampilan menerbangkan pesawat.Latar belakang penerbangan tersebut berkaitan dengan pengalaman militernya. Raja Vajiralongkorn diketahui pernah menjalani pelatihan penerbangan dan menerbangkan sejumlah jenis pesawat militer.Kemampuan tersebut menjadi sisi lain dari kehidupan Raja Thailand di luar tugas kenegaraan dan aktivitas diplomatiknya.
Meski demikian, setiap laporan mengenai penerbangan tertentu perlu dibedakan berdasarkan peran yang dijalankan, apakah sebagai pilot utama, kopilot, atau penumpang di kokpit.
3. Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Dikenal sebagai Pilot Berlisensi
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah juga dikenal memiliki ketertarikan terhadap dunia penerbangan dan kemampuan menerbangkan pesawat.Sultan Hassanal Bolkiah diketahui memiliki pengalaman penerbangan dan dikenal sebagai pilot berlisensi. Kemampuan ini menjadi hal menarik di tengah aktivitasnya sebagai kepala negara.
Salah satu perjalanan luar negerinya yang mendapat perhatian terjadi pada 2013, ketika ia melakukan perjalanan menggunakan Boeing 747 ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk bertemu Presiden Barack Obama.
Namun, penggunaan pesawat kerajaan dalam perjalanan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Sultan Hassanal Bolkiah menerbangkan pesawat sepanjang perjalanan.
4. Raja Belanda Willem-Alexander, Terbangkan Pesawat Pemerintah ke Jerman
Raja Belanda Willem-Alexander juga memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan. Ia bahkan pernah menerbangkan pesawat pemerintah Belanda saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Jerman pada Juli 2021.Pada 5 Juli 2021, Willem-Alexander menerbangkan pesawat Boeing milik pemerintah Belanda dari Den Haag menuju Berlin. Ia melakukan perjalanan tersebut bersama Ratu Máxima untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Jerman.Ketertarikan Willem-Alexander terhadap dunia penerbangan bukan sekadar hobi. Ia memiliki lisensi pilot pribadi yang diperoleh pada 1985, lisensi komersial pada 1987, dan lisensi pilot transportasi udara pada 2001.
Selama lebih dari dua dekade, ia juga pernah menjadi pilot tamu untuk maskapai KLM. Untuk mempertahankan kualifikasinya, Willem-Alexander secara berkala menjalani penerbangan dan pelatihan.
Pada 2017, ia menjalani pelatihan untuk menerbangkan Boeing 737 agar dapat melanjutkan tugasnya sebagai pilot tamu KLM. Pada 2026, ia juga menjalani pelatihan untuk menerbangkan Airbus A321neo.
Pengalaman tersebut menjadikan Raja Willem-Alexander salah satu pemimpin kerajaan yang tetap menekuni dunia penerbangan di tengah kesibukannya menjalankan tugas kenegaraan.Kemampuan Menerbangkan Pesawat, Sisi Lain Pemimpin Kerajaan
Kemampuan menerbangkan pesawat menjadi sisi menarik dari kehidupan sejumlah pemimpin kerajaan dunia. Di tengah tugas diplomatik dan protokol kenegaraan yang ketat, pengalaman mereka di dunia penerbangan merupakan hal yang relatif jarang ditemui.
Ratu Thailand Suthida menjadi sorotan pada Oktober 2026 setelah menerbangkan pesawat kerajaan menuju Jepang dan kembali ke Bangkok. Sementara itu, Raja Belanda Willem-Alexander memiliki pengalaman menerbangkan pesawat pemerintah dan bekerja sebagai pilot tamu maskapai.
Meski demikian, kemampuan menerbangkan pesawat tetap membutuhkan pelatihan, pengalaman, serta pemenuhan persyaratan keselamatan penerbangan. Status sebagai pilot berlisensi juga perlu dibedakan dari bukti bahwa seorang pemimpin benar-benar menjadi pilot utama dalam perjalanan kenegaraan tertentu.










