Kompetisi Fotografi Berkarya lewat Lensa Tetapkan 12 Karya Terbaik

Kompetisi Fotografi Berkarya lewat Lensa Tetapkan 12 Karya Terbaik

Nasional | sindonews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:03
share

Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar kompetisi fotografi Berkarya Lewat Lensa. Kompetisi yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2026 ini berhasil menghimpun lebih dari 1.700 karya dari jurnalis dan masyarakat umum di berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema Mawa Daya: Merajut Karsa Selaras dengan Waktu, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menerjemahkan perjalanan panjang PT Nojorono Tobacco International (Nojorono Kudus) memasuki usia ke-94 tahun melalui perspektif fotografi. Karya-karya yang terkumpul merepresentasikan beragam interpretasi mengenai nilai warisan, adaptasi, dan relevansi di tengah perubahan zaman.

Proses kurasi dan penjurian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri atas Eva Agriana Ali sebagai perwakilan PFI dan Agus Susanto selaku pewarta foto. Penilaian mencakup orisinalitas gagasan, kekuatan visual, serta kesesuaian karya dengan tema kompetisi.

Baca juga: Momen Doa Bersama PFI Jakarta untuk Keselamatan 5 Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau

Ketua Umum PFI Dwi Pambudo menilai fotografi memiliki kemampuan untuk menerjemahkan perjalanan dan nilai sebuah institusi menjadi narasi visual yang mudah dipahami masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, pesan yang ingin disampaikan dapat membangun keterhubungan emosional dengan khalayak.Menurut Dwi, kolaborasi antara Nojorono Kudus dan PFI juga memperlihatkan bahwa semangat menjaga warisan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Lewat karya-karya yang masuk, saya melihat bahwa semangat Menjaga Warisan Selaras dengan Waktu sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak peserta berhasil menunjukkan bahwa merawat nilai yang diwariskan sembari menyesuaikannya dengan kebutuhan zaman bukan hanya dilakukan oleh sebuah perusahaan, tetapi juga oleh masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan,” ungkapnya, dikutip Minggu (25/10/2026).

Lihat video: PFI Aceh Gelar Pameran Foto untuk Kenang 20 Tahun Tsunami Aceh

Dwi menjelaskan, proses kurasi dilakukan secara cermat hingga menghasilkan 12 pemenang, yang terdiri atas enam pemenang kategori wartawan dan enam pemenang kategori umum.

Karya-karya terpilih dinilai mampu menerjemahkan tema kompetisi melalui narasi visual yang kuat, autentik, dan bermakna. Selain gagasan dan kekuatan cerita, aspek teknis fotografi juga menjadi pertimbangan dalam menentukan para pemenang.

“Penilaian karya-karya pemenang memiliki kekuatan narasi visual yang selaras dengan tema dari Berkarya Lewat Lensa. Selain itu, kualitas karya peserta terpilih juga dilihat dari penyelarasan teknis fotografi yang matang, dinilai secara profesional oleh yang ahli di bidangnya,” tutur Dwi.Melalui kompetisi ini, Nojorono Kudus merefleksikan perjalanan menuju usia ke-94 tahun dengan mengangkat fotografi sebagai medium untuk merangkai beragam perspektif masyarakat. Kolaborasi dengan PFI juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai yang diwariskan sembari terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International Eliza Susanto mengatakan, setiap karya yang diterima tidak sekadar merekam suatu objek secara visual, tetapi juga menghadirkan perspektif berbeda dalam memaknai perjalanan panjang sebuah perusahaan.

“Selamat kepada para pemenang Berkarya Lewat Lensa. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berbagi perspektif melalui karyanya. Beragam submisi yang kami terima menunjukkan bahwa sebuah perjalanan dapat dimaknai dengan banyak cara,” ujar Eliza.

Eliza menambahkan, karya-karya peserta memperlihatkan bagaimana nilai-nilai yang diwariskan dapat diterjemahkan sesuai dengan konteks zaman. “Bagi kami, inilah makna sesungguhnya dari Menjaga Warisan, Selaras dengan Waktu, yakni ketika nilai yang diwariskan tetap hidup, relevan, dan bertumbuh adaptif bersama generasi yang terus bergerak maju,” katanya.

Topik Menarik