Gempa M6,2 Guncang Kepulauan Vanuatu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Gempa kekuatan M6,2 mengguncang Kepulauan Vanuatu, Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 09.24.03 WIB. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6.2 pada kedalaman 142 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 14,98° LS ; 167,34° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 325 km barat laut Portvila, Vanuatu.
Baca juga: 13 Gempa Besar Lebih M7,0 Guncang Dunia Sepanjang 2026, Dua Kali Terjadi di Indonesia
Wijayanto mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi di dalam Lempeng Australia yang tersubduksi di bawah Kepulauan Vanuatu pada zona subduksi New Hebrides. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," kata Wijayanto.
Lihat video: Gempa NTT Masih Terus Terjadi! Belum Usai Hingga Kini
Hingga pukul 10:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)."Imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbaunya.









