Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Singgung Penumpang Gelap

Jokowi Sebut Ada Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Singgung Penumpang Gelap

Nasional | sindonews | Jum'at, 16 Oktober 2026 - 17:33
share

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada operasi politik terkait tuduhan ijazah palsu dan ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Jokowi juga menyebut ada "penumpang gelap" yang mencari untung dalam isu ini.

"Sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik dan "penumpang gelap" yang menunggangi lagi. Jadi menjadi ramai," kata Jokowi di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (16/10/2026).

Baca juga: Jokowi Angkat Bicara Soal Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

Pernyataan ini disampaikan menjawab pertanyaan wartawan terkait dugaan sosok "orang besar" di balik tudingan ijazah palsu yang dialamatkan kepada Jokowi maupun ijazah Wapres Gibran.

Jokowi menganggap operasi politik yang diarahkan kepada dirinya maupun Gibran merupakan hal yang biasa.

Jokowi tak menampik jika isu yang mengarah kepada dirinya maupun Gibran, mengakibatkan berbagai isu maupun persoalan besar yang lebih penting justru terabaikan.

Baca juga: Menanti Kehadiran Jokowi di Pengadilan, Kubu Dokter Tifa: Kami Tak Sabar Lihat Ijazah Asli Bapak

Namun dimungkinkan pula operasi politik itu untuk men-down grade reputasi politik seseorang, dalam hal ini Jokowi atau Gibran yang merupakan putra sulung Jokowi atau keduanya.

Topik Menarik