OTT BNPB Salah Satunya Adik Kepala BNPB, Ketua KPK: Terinformasi Seperti Itu
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 5 tersangka operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satunya yang kena OTT yakni adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Bima Setyawan.
Hal itu sebagaimana dikonfirmasi Ketua KPK Setyo Budiyanto saat disinggung perihal informasi tersebut. "Terinformasi seperti itu, tapi pastinya nanti dikonfirmasi kembali karena kita tidak melihatnya siapa dia. Ini kan yang dimintai pertanggungjawaban adalah subjek yang melakukan atau diduga melakukan perbuatan melawan hukum," ujar Setyo di Yogyakarta, Rabu (14/10/2026).
Baca juga: OTT BNPB, 5 Orang Berompi Oranye dan Tangan Terborgol Keluar dari Gedung KPK
Adapun 4 tersangka lainnya yaitu Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit dan Tenaga Ahli BNPB Richard Erlangga. Kemudian, dua pihak swasta yaitu Gery P dan Syifa NG.
Diketahui, KPK menahan lima tersangka terkait OTT di lingkungan BNPB, Rabu (14/10/2026). Mereka ampak keluar dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol.
Lima orang tersebut terdiri dari satu perempuan dan empat laki-laki. Mereka keluar dari Kantor KPK sekitar pukul 16.50 WIB.
Mereka lantas menaiki mobil tahanan sambil dikawal petugas. Kelimanya tak memberikan komentar apa pun kepada awak media.










