Kecelakaan Minibus Elf Terjun Jurang 15 Meter di Puncak Bogor, Sopir Tewas Terjepit

Kecelakaan Minibus Elf Terjun Jurang 15 Meter di Puncak Bogor, Sopir Tewas Terjepit

Nasional | inews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:08
share

BOGOR, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak, kawasan Ciawi Sesepan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026). Minibus Elf dari Bandung terjun ke jurang sedalam sekitar 15 meter diduga rem blong yang mengakibatkan sopir tewas terjepit dalam kendaraan.

Informasi diperoleh, minibus Elf berpelat nomor polisi D 7564 AQ itu melaju dari arah Puncak menuju Ciawi, Bogor. Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga mengalami gangguan pengereman hingga melaju tak terkendali.

Sebelum terjun ke jurang, kendaraan tersebut sempat menabrak sebuah minibus.

Kanit Laka Polres Bogor IPDA Ares Rahman, menjelaskan minibus mengalami gagal rem saat melintas di lokasi kejadian.

"Minibus Elf dengan nomor polisi D 7564 AQ bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi, Bogor. Namun, saat di tempat kejadian perkara, bus mengalami gagal rem dan melaju dengan kecepatan tinggi. Kendaraan sempat menabrak minibus sebelum akhirnya masuk ke dalam jurang sedalam 15 meter,” ujar Ares dikutip dari iNews Bogor, Rabu (14/10/2026).

Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap sopir yang terjebak di dalam bangkai bus. Proses penyelamatan berlangsung sulit karena kendaraan berada di dasar jurang dan bagian depan bus mengalami kerusakan parah.

Sopir berhasil dievakuasi dalam kondisi masih bernapas. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor, untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam kecelakaan tersebut, minibus Elf diketahui tidak membawa penumpang. Hanya sopir yang berada di dalam kendaraan saat insiden terjadi.

Evakuasi melibatkan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, kepolisian, dan unsur terkait lainnya. Medan yang sulit menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi korban dan penanganan kendaraan di dasar jurang.

Arus lalu lintas di kedua arah juga sempat tersendat selama proses penanganan kecelakaan berlangsung.

Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan. Dugaan rem blong menjadi salah satu faktor awal yang disampaikan dalam keterangan kepolisian.

Topik Menarik