Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

Nasional | inews | Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54
share

OGAN ILIR, iNews.id – Seorang pria berinisial A (30) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, diduga menyerang ayah kandung hingga tewas dan melukai kepala desa menggunakan senjata tajam. Polisi menangkap terduga pelaku beberapa jam setelah kejadian.

Peristiwa penganiayaan berat yang berujung kematian tersebut terjadi di kediaman Kepala Desa Muara Penimbung Ilir berinisial N, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan laporan kepolisian, pelaku A diduga awalnya menyerang kepala desa menggunakan pisau hingga mengalami luka serius di bagian punggung. Mendengar keributan, ayah kandung A, Saropi, datang untuk melerai dan berusaha merebut pisau dari tangan anaknya.

Namun, Saropi justru ikut menjadi korban serangan dan mengalami luka tusuk.

Warga kemudian membawa kedua korban ke Rumah Sakit Ar-Royan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, Saropi dinyatakan meninggal dunia, sedangkan kepala desa masih menjalani perawatan medis.

Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama Polsek Indralaya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian pembunuhan tersebut. Pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 WIB, polisi berhasil mengamankan A. Terduga pelaku kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Ogan Ilir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas juga menyita barang bukti berupa sebilah pisau bergagang cokelat yang diduga digunakan dalam penyerangan tersebut.

Kasus ini tercatat dalam laporan polisi Nomor LP-B/503/X/2026/SPKT/RES OI/Polda Sumsel, tertanggal 11 Oktober 2026.

Dalam perkara ini, A dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (2) KUHP.

Penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir masih memeriksa saksi-saksi dan terduga pelaku untuk mendalami motif penyerangan serta melengkapi berkas penyidikan.

Hingga kini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan Saropi meninggal dunia dan Kepala Desa Muara Penimbung Ilir mengalami luka serius.

Topik Menarik