Kementerian PPPA Beri Atensi Kasus Bayi 28 Hari Meninggal usai Diberi Telor Mentah

Kementerian PPPA Beri Atensi Kasus Bayi 28 Hari Meninggal usai Diberi Telor Mentah

Nasional | sindonews | Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:36
share

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan atensi khusus di kasus bayi bernama Alea yang meninggal dunia. Bayi tersebut sempat mengalami kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

“Betul (memberikan atensi khusus) melalui perpanjangan tangan di UPTD PPA Provinsi Jawa Timur atau Kota Surabaya,” kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (PLAMPK) Kementerian PPA, Ciput Eka Purwianti, Selasa (13/10/2026).

Dia menegaskan, setiap anak Indonesia di bawah usia 18 tahun berhak untuk mendapatkan Perlindungan sesuai amanat Konstitusi dan UU Perlindungan Anak. “Demikian juga terhadap almarhumah Ananda Alena. Upaya pendalaman kasus perlu dilakukan untuk mengetahui sebenar-benarnya kronologis kejadian,” ujar dia.

Baca juga: Lahir Prematur, Bayi Kembar Empat di Manggarai Timur Meninggal Dunia

Dia menjelaskan, pendalaman ini diperlukan untuk keperluan pencegahan pengulangan kasus pada bayi-bayi lainnya melalui edukasi pengasuhan bayi yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak. “KemenPPPA melalui UPTD PPA Kota Surabaya tentunya juga siap memberikan dampingan psikologis yang diperlukan keluarga,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian terkait proses hukum dalam kasus tersebut. “Untuk proses hukum, kami serahkan sepenuhnya pada aparat setempat,” jelas dia.

Lihat video: Pilu! Ibu & Bayi Ditemukan Berpelukan di Reruntuhan

Sebagai informasi, kepergian Bayi Alena menjadi sorotan setelah beredar informasi bahwa dia diduga diberikan telur mentah oleh neneknya saat mengalami demam. Telur mentah tersebut disebut diberikan dengan maksud menurunkan demam.

Namun, kondisi Alena justru dilaporkan memburuk hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Bayi yang belum genap berusia satu bulan itu akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Informasi mengenai kondisi Alena sebelumnya dibagikan oleh akun Threads @calistaarisha, yang diketahui merupakan tante dari bayi tersebut. Melalui unggahannya, dia sempat meminta doa agar Alena bisa melewati masa kritis.

Alena diketahui menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo sejak Jumat, 9 Oktober 2026. Selama dirawat, dia mendapatkan penanganan intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), yakni unit perawatan khusus bagi bayi baru lahir yang membutuhkan pengawasan dan penanganan medis intensif.

Topik Menarik