Staf Khusus Menag Temui Korban Kericuhan Maulid di Pondok Pinang, Kawal Proses Hukum

Staf Khusus Menag Temui Korban Kericuhan Maulid di Pondok Pinang, Kawal Proses Hukum

Nasional | sindonews | Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:08
share

Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Pelayanan Agama dan Kerukunan, Gugun Gumilar, turun langsung menemui Ibu Amanda Andono, korban dalam peristiwa yang menjadi perhatian publik terkait petasan dalam kegiatan Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Pertemuan tersebut dilakukan Gugun setelah menerima berbagai kritik dan masukan dari masyarakat. Gugun mengaku telah menerima ribuan pesan langsung terkait persoalan tersebut dan memilih untuk menemui langsung korban.

Dalam pertemuan itu, Gugun dan korban melakukan musyawarah untuk menentukan langkah selanjutnya. Menurut Gugun, korban telah melapor kepada pihak berwajib dan meminta keadilan atas peristiwa yang dialaminya.

“Korban sudah melapor kepada pihak berwajib malam ini di Polres Jaksel dan meminta keadilan untuk Ibu Amanda,” ujar Gugun, Selasa (6/10/2026).

Baca juga: Ritual Satanic Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pekalongan, MUI: Bertentangan dengan Ajaran IslamGugun mengatakan akan mengawal langsung proses tersebut agar persoalan dapat diproses sesuai hukum. “Saya mengawal langsung agar pelaku diproses dan setuju untuk diadili,” katanya.

Gugun juga menyampaikan tindakan yang dialami Ibu Amanda dan Ibu Sandra di muka umum telah masuk ke ranah pidana dan berdampak terhadap keluarga korban.

Lihat video: Viral Karnaval Maulid Nabi Bernuansa Menyeramkan Tuai Kecaman Publik!

Dalam situasi tersebut, Gugun menegaskan kehadiran Kementerian Agama bukan untuk memperkeruh persoalan, melainkan untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan pelayanan secara adil.

“Kemenag hadir mengawal kerukunan umat dan melayani umat secara adil. Insya Allah kami bantu untuk keluarga korban,” tegasnya.

Gugun mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga kerukunan serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga meminta masyarakat terus memberikan kritik dan masukan agar pelayanan Kementerian Agama kepada umat dapat semakin baik.

Topik Menarik