Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir: Tantangan yang Kita Hadapi Sangat Besar

Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir: Tantangan yang Kita Hadapi Sangat Besar

Nasional | sindonews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57
share

Presiden Prabowo Subianto melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Seusai dilantik, Arrmanatha mengatakan dirinya akan melanjutkan kebijakan politik luar negeri yang sebelumnya dijalankan Sugiono, yang kini menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

"Ini merupakan amanah baru yang saya emban. Tentunya, situasi global saat ini, dinamikanya tidak sederhana. Jadi tantangan yang kita hadapi sangat besar," kata Arrmanatha.

Dia menegaskan, politik luar negeri Indonesia akan tetap berpedoman pada prinsip bebas aktif dan kepentingan nasional. "Jadi tugas saya di sini adalah melanjutkan, apa yang telah dijalankan oleh Bapak Sugiono, yang sekarang menjadi, Pak Menko. Tentunya, kita akan terus memprioritaskan hal-hal yang menjadi kepentingan nasional khususnya terkait dengan, pertama adalah memperjuangkan kepentingan nasional, salah satunya di Asta Cita," ujarnya.

Baca Juga: Resmi Dilantik Prabowo, Arrmanatha Nasir Jabat Menlu Gantikan Sugiono

Arrmanatha juga mengatakan Indonesia akan terus berkontribusi menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan maupun global, termasuk mencalonkan diri kembali sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2029-2030.Dia juga mengatakan belum ada informasi tentang siapa yang akan menggantikannya sebagai Wamenlu. "Sampai saat ini masih tetap dua Wamenlu. Belum ada informasi terkait dengan tambahan Wakil Menteri Luar Negeri," kata Arrmanatha.

Terkait keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) untuk Gaza dan Board of Peace yang digagas Presiden AS Donald Trump, Arrmanatha mengatakan pemerintah masih mengikuti perkembangannya.

"Kita masih terus mengikuti perkembangan yang ada, karena mereka sendiri juga masih melakukan perapian, ya, eh, mekanisme kerjanya," ujarnya.

Topik Menarik