IHSG Ambruk Dekati Level 6.000, Mayoritas Sektor Melemah
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Selasa (29/9/2026) dibuka melemah sentuh level 6.118,81. Sempat sentuh level tertinggi di 6.126,62, sebelum beberapa menit kemudian turun tajam mendekati level 6.000-an.
Pada pembukaan IHSG, terpantau ada 160 saham di zona hijau, 343 melemah, dan 460 lainnya stagnan. Transaksi awal menyentuh Rp775 miliar, dengan volume 2,1 miliar lembar saham.
Volume transaksi meningkat pesat menjadi 35,12 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp741,93 miliar. Lonjakan ini seiring semakin ramai berjalannya sesi, dan sebagian besar transaksi berlangsung di tengah tekanan turun.
Baca Juga: IHSG Terperosok 1,40 Sore Ini, Parkir di Level 6.154
Indeks LQ45 melemah 0,65 persen ke 607, indeks JII melemah 0,83 ke 362, indeks MNC36 melemah 0,14 ke 265, dan IDX30 melemah 0,58 ke 337.
Untuk indeks sektoral kompak berada di zona merah seperti bahan baku, energi, infrastruktur, properti, industri, teknologi, keuangan, kesehatan, konsumer non siklikal dan konsumer siklikal, transportasi.
Baca Juga: IHSG Sepekan Anjlok 3,09 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tergerus Rp361 TriliunTiga saham yang memimpin top gainers antara lain Reksa Dana Indeks Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI), dan PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS).
Sedangkan top losersnya dihuni oleh PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP).










