BCA (BBCA) Tegaskan Isu Saham Mau Diakuisisi Haji Isam Tidak Benar
IDXChannel - Manajemen PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) buka suara perihal isu akuisisi saham BBCA oleh Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.
Manajemen BBCA menegaskan, isu yang beredar di media sosial merupakan informasi tidak benar.
"Sehubungan dengan informasi di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Corporate Secretary BBCA Rudy Budiardjo dalam keterbukaan informasi, Selasa (29/9/2026).
Rudy pun mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel.
"BCA senantiasa beroperasi berdasarkan prinsip kehati-hatian, berintegritas, dan sesuai regulasi yang berlaku," katanya.
Sebagai informasi, PT Dwimuria Investama Andalan (DIA) tercatat sebagai kepemilikan saham BBCA tertinggi yakni sebesar 67,73 miliar saham atau setara 54,94 persen.
Sedangkan saham yang tercatat sebagai milik masyarakat mencapai 44,64 persen, yang terdiri atas 2,51 persen saham masyarakat warkat dan 42,13 persen saham masyarakat nonwarkat.
Perubahan terjadi pada tingkat pengendali terakhir setelah meninggalnya Bambang Hartono, sebagaimana disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi pada 31 Juli 2026.
(Dhera Arizona)









