Perkuat Layanan Digital, Pengguna Aplikasi Asabri Capai 1,49 Juta
PT Asabri (Persero) memperkuat transformasi layanan melalui pengembangan kanal digital dan perluasan jaringan untuk meningkatkan akses peserta di berbagai wilayah. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna Asabri Mobile mencapai 1.496.715 atau meningkat 5 dibandingkan 1.419.079 pengguna pada 2025.
“Setiap peserta memiliki kebutuhan layanan yang berbeda. Karena itu, Asabri terus berupaya menghadirkan pilihan layanan yang dapat memberikan kemudahan, baik melalui kanal digital maupun jaringan layanan yang semakin dekat dengan peserta,” ujar Direktur Hubungan Kelembagaan Asabri Khaidir Abdurrahman dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga:Asabri dan Kemenkeu Integrasikan Pembayaran Pensiun, Layanan Jadi Lebih Cepat
Melalui Asabri Mobile, peserta dapat mengakses informasi kepesertaan serta sejumlah fitur seperti Pelaporan SPTB, Antrian Online, dan Simulasi Premi. Pengembangan kanal digital tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif layanan bagi peserta tanpa harus selalu mendatangi kantor layanan.
Untuk peserta pensiun, Asabri mengembangkan Asabri STAR yang memungkinkan autentikasi dilakukan secara digital. Sepanjang Januari-Agustus 2026, rata-rata 492.690 peserta melakukan autentikasi digital setiap bulan dengan tingkat keberhasilan rata-rata 97,65, sementara tingkat autentikasi meningkat dari 96,77 pada Januari menjadi 98,20 pada Agustus 2026.Selain layanan digital, Asabri memperluas akses melalui Asabri Link yang memungkinkan peserta aktif maupun pensiun mengajukan klaim melalui mitra pembayaran yang menjadi titik layanan. Hingga Agustus 2026, Asabri Link telah menjangkau lebih dari 1.700 titik layanan di berbagai wilayah Indonesia dengan dukungan 12 mitra kerja pembayaran.Baca Juga:Asabri Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan di Tengah Transformasi BUMN
Asabri juga menyediakan Klaim Online yang memungkinkan peserta maupun ahli waris mengajukan sejumlah klaim tanpa harus hadir secara fisik di kantor cabang. Layanan tersebut mencakup Klaim Biaya Pemakaman Peserta Pensiun (BPPP), Klaim Biaya Pemakaman Istri/Suami (BPI/S), Klaim Biaya Pemakaman Anak (BPA), dan/atau Uang Duka Wafat (UDW), dengan lebih dari 3.700 peserta dan ahli waris memanfaatkannya sepanjang Januari-Agustus 2026.
Khaidir mengatakan pengembangan layanan dilakukan dengan mempertimbangkan keberagaman karakteristik dan kebutuhan peserta. “Transformasi ini merupakan bagian dari upaya untuk terus memberikan layanan terbaik kepada peserta,” katanya.
Pengembangan kanal digital dan jaringan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Asabri memperluas akses pelayanan sekaligus menyesuaikan layanan dengan perkembangan teknologi. Perusahaan menyatakan transformasi akan terus diarahkan pada penyediaan pilihan akses yang dapat digunakan peserta sesuai kebutuhan, kondisi, dan lokasi masing-masing.










