Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Pakai Rompi Oranye usai Terjaring OTT KPK

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Pakai Rompi Oranye usai Terjaring OTT KPK

Nasional | sindonews | Selasa, 22 September 2026 - 16:34
share

Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena selesai menjalani pemeriksaan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (21/9/2026).

Sirajudin keluar dari Gedung Merah Putih KPK pukul 15.59 WIB dengan mengenakan rompi oranye KPK dengan tangan terborgol. Artinya, dia ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring operasi senyap.

Baca juga: Bupati Bolaang Mongondow Utara Terjaring OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Saat digiring ke mobil tahanan untuk diangkut ke rutan, dia menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat Bolmut.

"Ya permintaan maaf untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara. Doakan saya fokus pada proses hukum ini," ujar Sirajudin. Sebelumnya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, telah mengamankan uang tunai dalam bentuk rupiah senilai ratusan juta dalam OTT. Dia belum menyebutkan jumlah pasti uang tersebut.

Operasi senyap ini terkait dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Dalam OTT ini KPK total menangkap 14 orang. Bupati dan empat orang lainnya terjaring di Jakarta. Sementara itu, delapan orang di Sulawesi Utara dan satu lainnya di Gorontalo.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta," kata Budi.

Topik Menarik