Akbar Faizal Kritik Gibran Tiba-tiba Cek SPBU: Sama Sekali Tak Membantu
Politikus dan mantan Anggota DPR Akbar Faizal mengkritik kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka secara tiba-tiba ke SPBU Pertamina, Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Menurut Akbar, langkah Gibran sama sekali tidak membantu menyelesaikan persoalan di SPBU tersebut.
“Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem spt dalam video ini sama sekali tak membantu. Ini gaya politiknya Bapakmu. Anda khan milenial. Masak gini?” cuit Akbar Faizal di akun X, Sabtu (12/9/2026).
Dia pun mengajarkan Gibran, yakni menyarankan untuk memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan kementerian/lembaga terkait.
Baca juga: Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Berastagi, Pastikan Penanganan Maksimal
“Tanyakan, Kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, di mana hambatannya, siapa bertanggungjawab apa, mana skala prioritas, dll. Lalu, buat skenario jangka pendek sambil merancang skenario menengah panjang. Lalu laporkan ke Presiden. Kawal skenario dgn ketat,” katanya.
Dia menambahkan, jika berhasil, jadikan skenario baku jika peristiwanya berulang. Jika gagal, kata dia, cari cara baru. Menurut dia, reaksi yang cepat harus diutamakan, sebab warga makin tersiksa.
“Catatan: jadikan kejadian ini bahan utk mengukur kinerja menteri. Usulkan ke Presiden utk ganti menteri gombal. Begini cara Wapres yg bisa membantu. Berkunjung tanpa agenda penyelesaian spt ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029,” pungkasnya.
Diketahui, di tengah perjalanan kunjungan kerjanya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming secara mendadak meminta kendaraan yang ditumpanginya berhenti di SPBU Pertamina, Jalan Tjilik Riwut Km 12, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hal ini dilakukan setelah perhatianya tertuju pada antrean kendaraan yang terlihat cukup panjang di sekitar SPBU.Momen itu terjadi setelah Gibran meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dilakukan pada Kamis (10/9). Gibran kemudian turun dari kendaraan untuk memastikan penyebab antrean, sekaligus memeriksa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut.
Setelah berdialog dengan petugas dan warga di lokasi, Wapres meminta agar setiap kendala terkait pasokan BBM segera dilaporkan sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat. “Pak, kalau ada kelangkaan-kelangkaan, lapor kami ya, Pak,” kata Gibran.
Dia juga menegaskan bahwa antrean panjang kendaraan yang akan mengisi bahan bakar tidak boleh terulang kembali. Menurutnya, pemerintah akan terus menjaga ketersediaan BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
“Besok tidak boleh antre begini ya. Kita pastikan barangnya ada terus,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Wapres setelah mendapat laporan dari petugas SPBU yang menginformasikan bahwa pasokan BBM sedang dalam perjalanan menuju SPBU. Sembari menunggu pasokan tiba, Wapres meminta petugas memastikan antrean kendaraan diatur dengan baik agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya di luar area SPBU.
Kepada warga yang masih mengantre, Wapres meminta agar tetap bersabar sembari meyakinkan bahwa pasokan BBM di SPBU tersebut tersedia. “Tunggu ya, Pak. Maaf, ya." ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Wapres tengah berada di Kalimantan untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia ingin mengawal agar penanganan berjalan optimal, dengan perhatian tidak hanya pada keselamatan dan kebutuhan masyarakat, tetapi juga pada keberlangsungan hidup satwa liar serta kelestarian habitatnya.










