Polri Temukan 7.872 Lebih Titik Api Aktif Karhutla, Siagakan 71 Ribu Lebih Personel
Berdasarkan data hingga Sabtu 22 Agustus 2026 diketahui terdapat 7.872 titik api aktif dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dan wilayah Indonesia lainnya. Maka itu, sebanyak 71.714 personel kepolisian dikerahkan dan disiagakan guna penanganan Karhutla.
"Data ini kami ambil 22 Agustus 2026, mungkin tidak bisa menjadi pedoman karena ini selalu bertambah, mungkin bahkan jam per jam itu bertambah, tapi dari tanggal 22 lalu ada 48.656 hotspot terdeteksi secara nasional dan hasil verifikasi darat mengonfirmasi adanya 7.872 titik api yang aktif, jadi lebih kurang dari seluruh dari hotspot tadi sekitar 16,17," kata Karobinops Sops Polri, Brigjen Pol Auliansyah Lubis kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).
Baca juga: Istana Tepis Kabar Haji Isam Ditunjuk Jadi Koordinator Karhutla: Tidak Benar Itu!
Menurutnya, titik api tersebut terkonsentrasi di 5 provinsi prioritas, yakni di Kalimantan Barat ada sekitar 2.849 titik api, di Riau ada 1.201 titik, di Sumatera Selatan ada 1.105 titik, di Kalimantan Selatan 738 titik, dan di Kalimantan Tengah ada 674 titik. Adapun total luasan lahan terbakar secara nasional tercatat seluas 64.341 hektare.
"Jadi berkat kerja keras dari tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat di lapangan sebesar 39.959 hektare atau 62 dari total area terbakar telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan, itu data yang sudah kita collect di Posko krisis kita, crisis center kita," tuturnya.Dia menerangkan, polisi sejatinya telah melakukan langkah-langkah strategi dalam mengantisipasi dan mitigasi terjadinya potensi Karhutla sejak tahu lalu. Mulai dari rapat bersama jajaran Polri, kementerian atau kelembagaan, hingga pencegahan terpadu melalui patroli darat dan udara.
Baca juga: Mendagri Terbitkan Instruksi Kepala Daerah Dilarang Buka Lahan dengan Cara Membakar
"Melaksanakan sosialisasi dengan cara membuat maklumat larangan membakar, melakukan pemetaan titik rawan dan pembuatan infrastruktur, seperti pembasahan membuat embung, membuat sekat kanal supaya api tidak berpindah ke tempat lain," jelasnya.
"Kesiapan personel dan sarana prasarana yang kita miliki menopang operasional secara berkelanjutan, Polri menyiagakan kekuatan penuh secara nasional, disiagakan 48.354 personel Korsabhara dan 23.360 personel Korbrimob yang siap digerakkan kapanpun dibutuhkan," paparnya.Dia memaparkan, selain mengerahkan puluhan ribu personelnya, Polri juga menyiapkan ratusan pompa air portabel, breathing apparatus, baju tahan panas, kendaraan taktis SAR Karhutla berkapasitas 2.500 liter dan foam 250 liter.
Lalu, ada modifikasi drone fire suspension, helikopter yang digunakan sebagai water bombing, dan modifikasi kendaraan roda dua untuk menjangkau daerah sulit," katanya.
Dia menambahkan, polisi juga bakal mengirimkan 1 SSB personel guna pemadaman api ke Kalimantan Barat, 10 personel leader untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.










