Terungkap! Ini Alasan Meghan Markle dan Pangeran Harry Kembali ke Inggris

Terungkap! Ini Alasan Meghan Markle dan Pangeran Harry Kembali ke Inggris

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 21 Agustus 2026 - 10:45
share

Alasan di balik rencana Meghan Markle dan Pangeran Harry kembali ke Inggris mulai terungkap. Keputusan pasangan Duke dan Duchess of Sussex itu disebut berkaitan dengan tawaran pekerjaan yang diterima Meghan untuk sebuah proyek yang berbasis di Inggris.

Kabar kepulangan mereka pertama kali mencuat pada Rabu. Meghan dan Harry disebut berencana kembali ke Inggris pada September mendatang. Tak hanya itu, kedua anak mereka, Archie dan Lilibet Mountbatten-Windsor, kabarnya juga telah didaftarkan di sebuah sekolah di Inggris.

Keputusan tersebut disebut baru disampaikan kepada Raja Charles III pada Minggu, hanya beberapa hari sebelum kabar itu diumumkan kepada publik.

Baca Juga : Pangeran Harry dan Meghan Markle Kembali ke Inggris, Tak Akan Tinggal di Lingkungan Kerajaan

Menurut laporan yang beredar, Meghan mendapat tawaran untuk terlibat dalam sebuah proyek yang berbasis di Inggris. Tawaran tersebut disebut menjadi salah satu alasan utama keluarga Sussex mempertimbangkan untuk kembali menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris.Raja Charles III, yang saat ini masih menjalani pengobatan kanker, disebut menyambut baik keputusan tersebut. Kepulangan Harry, Meghan, Archie, dan Lilibet dinilai dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi sang raja untuk bertemu dengan cucu-cucunya dalam suasana pribadi.

Meski demikian, keputusan membawa keluarga kembali ke Inggris cukup mengejutkan. Pasalnya, Harry sebelumnya berulang kali mengungkapkan kekhawatirannya mengenai masalah keamanan keluarganya ketika berada di Inggris.

Baca Juga : Mengapa Pangeran Harry dan Meghan Markle Balik Menetap di Inggris? Ini Alasannya!

Sejak mundur dari tugas kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat pada 2020, Harry tidak lagi mendapatkan perlindungan keamanan yang sama seperti ketika masih menjadi anggota aktif keluarga kerajaan.

Harry bahkan telah bertahun-tahun menempuh jalur hukum untuk menggugat keputusan terkait pengaturan keamanan dirinya dan keluarganya.Sebelumnya, Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP (Ravec), badan independen yang berada di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri Inggris atau Home Office, memutuskan bahwa keamanan Harry dan Meghan selama berada di Inggris akan ditentukan berdasarkan kondisi dan tingkat risiko masing-masing kunjungan.

Artinya, keduanya tidak secara otomatis memperoleh pengamanan yang dibiayai negara seperti saat Harry masih menjalankan tugas kerajaan.

Persoalan keamanan kembali menjadi sorotan setelah kabar kepulangan mereka mencuat. Perdana Menteri Andy Burnham menyebut pengaturan keamanan Harry dan Meghan merupakan persoalan pribadi.

"Ini adalah urusan Harry dan Meghan, dan kami mendoakan yang terbaik bagi mereka dalam langkah yang mereka ambil ini," ujar Burnham, Kamis.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Inggris memilih tidak mengungkapkan detail mengenai pengamanan tokoh penting, termasuk anggota keluarga kerajaan.Kementerian menyebut kebijakan tersebut sudah lama diterapkan karena membuka informasi mengenai pengaturan keamanan dapat mengganggu sistem perlindungan dan berpotensi membahayakan individu yang bersangkutan.

Meski demikian, pemerintah Inggris menegaskan bahwa sistem keamanan bagi tokoh-tokoh penting di negara tersebut tetap ketat dan disesuaikan dengan tingkat risiko.

Masalah keamanan Harry dan Meghan memang telah menjadi salah satu isu paling kontroversial sejak keduanya memutuskan meninggalkan Inggris dan mundur dari tugas kerajaan pada 2020. Kini, dengan rencana kepulangan keluarga Sussex pada September, persoalan tersebut kembali menjadi perhatian publik.

Topik Menarik