Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di KCIC, PSBI Bakal Dibubarkan?
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN pemegang 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), akan mengalihkan seluruh kepemilikannya kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pengalihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menata kembali struktur kepemilikan dan menyelesaikan persoalan pendanaan serta tata kelola proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
"Iya (tidak diperlukan lagi), konsorsium kita kan. Iya, betul, dialihkan, dihibahkan," kata Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga:Utang Whoosh Rp116 Triliun Resmi Diambil Alih Kemenkeu, Jadi Beban APBN?
PSBI merupakan konsorsium empat BUMN, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) atau PTPN VIII. Adapun 40 persen saham KCIC lainnya dimiliki konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Dony mengatakan pengalihan saham tersebut ditujukan untuk menyelesaikan persoalan BUMN yang berkaitan dengan proyek Whoosh. Menurut dia, proses pemindahtanganan saham PSBI kepada Kemenkeu ditargetkan rampung pada September 2026."Dialihkan dulu prosesnya, yang penting selesai. Pengin gak selesai Whoosh ini kan? Kan bagus," ujar Dony. Ketika ditanya mengenai target penyelesaian, dia menjawab singkat, "Iya, September."
Setelah pengalihan, saham KCIC yang sebelumnya dimiliki PSBI akan ditampung melalui lembaga Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu. Entitas tersebut juga diproyeksikan mengambil peran dalam pengelolaan dan pengoperasian proyek Whoosh.Baca Juga:BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengonfirmasi pemerintah telah menyiapkan dua entitas SMV untuk menerima pengalihan saham tersebut. "Ada dua, pokoknya cukup, uangnya cukup," kata Purbaya di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Pengalihan saham PSBI diharapkan memberikan kepastian terhadap struktur permodalan dan tata kelola proyek Whoosh sekaligus mengurangi beban yang selama ini berada pada BUMN anggota konsorsium. Dengan perubahan tersebut, keberadaan PSBI sebagai konsorsium pemilik saham KCIC tidak lagi diperlukan dalam struktur kepemilikan proyek kereta cepat tersebut.










