Garuda Indonesia Siapkan Layanan Video Call dari Ketinggian 30.000 Kaki
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menguji coba konektivitas internet berkecepatan tinggi atau high-speed inflight connectivity sebagai bagian dari transformasi layanan maskapai nasional. Melalui uji coba tersebut, penumpang terpilih dapat mengakses internet selama penerbangan, termasuk mencoba melakukan video call dari ketinggian lebih dari 30.000 kaki.
"Transformasi Garuda Indonesia tidak hanya berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan operasional, tetapi juga bagaimana transformasi tersebut dapat dirasakan langsung melalui pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi pengguna jasa," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga:Garuda Indonesia Berhentikan Sementara Direktur Niaga, Ada Apa?
Uji coba tersebut dilakukan melalui pilot project pada salah satu penerbangan Garuda Indonesia dan dikemas dalam kampanye “Sinyal Merdeka” bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sebanyak 81 penumpang mendapat akses khusus untuk mencoba layanan konektivitas tersebut, sekaligus merepresentasikan 81 tahun Indonesia merdeka.
Dalam rangkaian kegiatan itu, pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI juga disiarkan secara langsung melalui konektivitas internet di pesawat dan diperdengarkan melalui sistem public address (PA), sehingga dapat diikuti secara serentak oleh seluruh penumpang di kabin.
Glenny mengatakan pengembangan konektivitas berkecepatan tinggi merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia memperkuat nilai tambah layanan sebagai maskapai full-service sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses digital yang semakin terhubung. Melalui layanan tersebut, penumpang tidak hanya dapat berkirim pesan dan mengakses informasi, tetapi juga menguji aktivitas dengan kebutuhan konektivitas lebih tinggi seperti video call.Baca Juga:Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda IndonesiaGaruda Indonesia akan mengevaluasi performa teknologi dan pengalaman pengguna dalam uji coba tersebut, termasuk kesiapan operasional, aspek keselamatan, serta kesesuaian dengan regulasi penerbangan. Pengembangan layanan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan armada dan teknologi pendukung.
"Ini merupakan langkah awal dari pengembangan yang akan terus kami lakukan. Ke depan, kami ingin pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia semakin seamless dan terkoneksi tanpa meninggalkan karakter layanan khas Indonesia yang menjadi kekuatan kami," ujar Glenny.
Garuda Indonesia memproyeksikan implementasi konektivitas internet berkecepatan tinggi secara bertahap mulai 2027. Pengembangan tersebut diharapkan menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan pengalaman penumpang sekaligus memperkuat daya saing Garuda Indonesia di industri penerbangan global.









