Realisasi Investasi Capai Rp1.010 Triliun di Semester I 2026, Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja Baru

Realisasi Investasi Capai Rp1.010 Triliun di Semester I 2026, Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja Baru

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 13:35
share

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berhasil menjaga tren positif pertumbuhan investasi serta pembukaan lapangan kerja. Realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai sebesar Rp1.931 triliun berhasil menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja.

"Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan telah menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja," ujar Prabowo dalam pidato kenegaraan di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga:Presiden Tegaskan Swasembada 8 Komoditas Pangan, Produksi Lampaui Kebutuhan Nasional

Adapun tren positif tersebut berlanjut tahun tahun ini. Pada Semester I-2026, nilai realisasi investasi mencapai Rp1.010 triliun dan mampu menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja baru di berbagai sektor.

Dia mengatakan, dampak masuknya investasi tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada kuartal I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61, dan mencapai 5,45 pada semester I-2026 menjadi capaian tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Baca Juga: Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus, Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke BelakangPrabowo optimistis, dengan kebijakan yang rasional, pertumbuhan ekonomi di akhir tahun dapat menyentuh angka 6. "Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6," kata Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan bahwa deretan angka pertumbuhan dan tingginya angka investasi bukanlah hasil akhir. Pemerintah terus pada pemerataan kesejahteraan, di mana setiap investasi yang masuk harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat lapisan bawah.

"Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat kita yang paling bawah. Itulah orientasi Pemerintah yang saya pimpin," ujarnya.

Topik Menarik