Sambut 9.857 Mahasiswa Baru, Rektor UNEJ Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemampuan Berpikir Kritis
Universitas Jember (UNEJ) menerima sebanyak 9.857 mahasiswa baru dari total 68.642 pendaftar pada tahun ini. Ribuan mahasiswa itu pun telah mengawali langkahnya di UNEJ dengan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 melalui Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru yang berlangsung di Stadion Universitas Jember.
Tahun ini, UNEJ menerima 9.857 mahasiswa baru dari berbagai jalur, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 3.327 mahasiswa, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 3.643 mahasiswa, Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru (SEMMABA) sebanyak 2.314 mahasiswa.
Baca juga: Tersedia 65 Kuota, Kemendagri Buka Magang Batch 3 2026 untuk Mahasiswa
Sementara untuk Program Pascasarjana, sebanyak 604 mahasiswa dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebanyak 58 mahasiswa diterima. Selain itu terdapat 11 mahasiswa afirmasi dan 10 mahasiswa asing yang menambah keberagaman di Kampus Universitas Jember.
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna menyambut mahasiswa baru dan mengajak mereka memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan di UNEJ tidak hanya untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, karakter, serta kepedulian terhadap masyarakat.Baca juga: AI Ubah Cara Mahasiswa Belajar, Riset, dan Mengerjakan Tugas
“Menjadi mahasiswa UNEJ tidak hanya untuk masuk ke ruang kuliah, tetapi menjadikan UNEJ sebagai tempat membentuk cara berpikir kritis, belajar mengambil keputusan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, melalui siaran pers, dikutip Rabu (12/8/2026).
Menurut Rektor, kehidupan mahasiswa perlu diiringi dengan penguatan karakter, terutama kejujuran, integritas, disiplin, dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat.
Memasuki era digital yang ditandai dengan perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), Rektor mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menyerahkan proses berpikir kepada teknologi.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai aktivitas, termasuk dalam proses pembelajaran dan pencarian informasi. Namun, penggunaannya perlu tetap menempatkan manusia sebagai pihak yang mengendalikan teknologi.“Kita hidup di era digital dan AI ada di sekitar kita. AI tidak dapat menggantikan manusia, kitalah yang harus mengendalikan mereka. Gunakan teknologi untuk memperkuat kecerdasan, bukan menggantikan proses berpikir,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting bagi mahasiswa baru dalam mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia pendidikan dan pekerjaan. Kemampuan berpikir kritis, mengambil keputusan, serta menggunakan teknologi secara bijak menjadi bekal yang perlu dikembangkan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Mengusung tema “Karya Inovatif, Wujudkan Generasi Unggul dan Berdampak”, PKKMB 2026 menjadi jembatan bagi mahasiswa baru sebelum memasuki kehidupan perkuliahan. Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama beberapa hari, diawali upacara pelantikan dan pembukaan, pemberian materi mencakup kehidupan berbangsa bernegara, pendidikan anti korupsi, penguatan karakter mahasiswa, hingga terampil dan bijak dalam berkomunikasi melalui media sosial, dan ditutup dengan inagurasi.
Di akhir sambutannya, Rektor mengajak mahasiswa baru menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk membangun relasi, mengembangkan cita-cita, serta mempersiapkan masa depan bersama Universitas Jember.
“Bangun persahabatan, bangun mimpi, bangun masa depan. Mulai hari ini, bangunlah komitmen untuk menjadi insan Universitas Jember yang membanggakan,” pungkasnya.
Momentum penerimaan mahasiswa baru tersebut menjadi awal perjalanan 9.857 mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui pendidikan dan berbagai pengalaman selama menempuh studi di Universitas Jember. Mereka diharapkan mampu menemukan dan mengembangkan potensinya serta mengambil peran dalam menjawab berbagai tantangan di masa depan.










