Mahasiswa Kedokteran UAJ Raih Prestasi di AMSA-Indonesia Awards 2026
Asian Medical Students’ Association Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya (AMSA-UAJ), organisasi mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UAJ berhasil menorehkan prestasi di AMSA-Indonesia Awards 2026. Mereka bersaing dengan 43 AMSA berbagai perguruan tinggi lainnya.
Pada Musyawarah Nasional (Munas) XLI AMSA-Indonesia yang berlangsung di Universitas Pelita Harapan (UPH) pada 26-28 Juni, AMSA-UAJ menempatkan diri pada posisi kedua dalam kategori ”The Most Progressive University in Scientific Activities” dan posisi ketiga pada kategori ”The Most Progressive University”.
Tidak hanya itu, AMSA-UAJ turut masuk dalam nominasi ”The Best Overall University” dan “The Most Scientific University”.
Baca juga: Keljo Bikin Ribuan Maba Unpad Jatinangor Histeris di ICC 2026
Ketua AMSA-UAJ, Christabel Rusli mengatakan bahwa pencapaian ini tidak lahir dari satu program kerja tertentu, melainkan dari konsistensi AMSA-UAJ dalam menjalankan berbagai program sepanjang tahun. Ia juga mengapresiasi para anggota yang aktif terlibat serta berkontribusi dalam meraih capaian tersebut. "Sepanjang tenure 2025-2026 sejauh ini juga terasa kalau semakin banyak anggota yang mulai berani mencoba kesempatan-kesempatan yang ada. Menurutku, peningkatan partisipasi ini juga menjadi salah satu hal yang ikut berkontribusi terhadap pencapaian AMSA-UAJ tahun ini," katanya, melalui siaran pers, dikutip Rabu(12/8/2026).
Bersaing dengan 43 AMSA dari berbagai universitas se-Indonesia, AMSA-UAJ berhasil membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik. Pencapaian ini pun disambut Abel dengan penuh syukur. “Aku sangat bahagia, bangga, sekaligus terharu. Penghargaan ini memiliki makna yang besar karena merupakan hasil kerja keras seluruh anggota AMSA-UAJ selama satu tahun kepengurusan. Setelah beberapa waktu tidak memperoleh penghargaan di AMSA-Indonesia Awards, pencapaian ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Baca juga: Bank Indonesia Buka Rekrutmen PCPM Angkatan 41, Cek Syarat dan Bidang Studi yang Dibutuhkan
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Sejak awal kepengurusan, Abel bersama Executive Board AMSA-UAJ 2025-2026 melakukan revitalisasi dan inovasi pada berbagai program kerja untuk meningkatkan efektivitas, salah satunya melalui kolaborasi antar divisi.
Program-program AMSA-UAJ memfasilitasi anggota yang ingin berkembang melalui informasi seputar publikasi dan kompetisi ilmiah, workshop, hingga seminar.Lebih lanjut, Abel menjelaskan berbagai program yang turut mendukung aktivitas AMSA-UAJ, seperti Local Academic Training (LAT) dan Research Team (R-Team), rangkaian workshop scientific paper, scientific poster, photography, dan videography, serta medical skills training untuk mempersiapkan anggota mengikuti perlombaan akademik maupun non-akademik di lingkup AMSA-Indonesia dan AMSA International.
Ada pula National Team 101 (Nat-Team 101), program pelatihan yang mempersiapkan anggota AMSA-UAJ untuk dapat menjadi bagian dari kepengurusan AMSA-Indonesia maupun AMSA International.
Abel berharap AMSA-UAJ terus menjadi tempat yang mampu mendorong setiap anggotanya untuk mengembangkan potensi diri, mengambil kesempatan yang ada, serta berani mencoba hal-hal baru.










