Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengajak anak muda untuk terbiasa berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup, kesehatan, dan mengejar prestasi. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Muda Mataram di Kota Mataram, Kamis, 23 Juli 2026.
Pria yang akrab disapa Bang Jamil ini menuturkan, setidaknya ada empat manfaat jika masyarakat, khususnya generasi muda rajin berolahraga. "Olahraga itu punya empat manfaat besar. Pertama, untuk kesehatan. Kedua, mengisi waktu luang secara positif. Ketiga, mendidik sportivitas sejak dini. Keempat, untuk prestasi, karena dari sinilah bakat-bakat istimewa di daerah bisa kita temukan dan kembangkan," ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia menjelaskan, manfaat kesehatan, produktifitas waktu, dan pembangunan mental yang diperoleh dari aktivitas olahraga sering luput dari perhatian, padahal dampaknya besar bagi tumbuh kembang anak.
Baca juga: Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
"Anak yang sehari-harinya sibuk berlatih dan bertanding tidak akan punya waktu dan celah untuk terjerumus ke pergaulan yang salah, apalagi narkoba. Di lapangan, mereka juga belajar sportivitas, menang dengan rendah hati, kalah dengan kepala tegak. Itu bekal karakter yang jauh lebih penting dari sekadar skor pertandingan," kata Bang Jamil.Di sisi lain, Bang Jamil menegaskan bahwa manajemen talenta olahraga nasional tidak boleh berpusat hanya di kota-kota besar. Menurutnya, daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) menyimpan bakat-bakat istimewa sehingga harus mendapat dukungan optimal.
"Talenta itu tersebar merata di seluruh Indonesia, termasuk di NTB. Yang harus kita bangun adalah pemerataan kesempatan dan kualitas pembinaan. Kalau anak-anak di daerah dapat akses sarana latihan, kompetisi, dan dukungan yang sama, saya yakin banyak pemain hebat akan lahir dari sini, bukan cuma dari Jakarta," ujar Bang Jamil.
Kepedulian Bang Jamil pada pengembangan talenta muda bukan tanpa alasan. Bang Jamil pernah menjadi bagian dari tim DKI Jakarta U-16 yang menjuarai POPSI 1981, dan sempat tampil dalam pertandingan eksibisi bersama Merdeka Boys Football Association (MBFA) di Kyoto, Jepang, di mana ia turut mencetak satu gol.
Selain itu, ia dikenal aktif sebagai pembina SSB Gaza dan SSB Keadilan Lampung, dengan keyakinan bahwa olahraga adalah salah satu jalan untuk merawat mimpi anak-anak Indonesia. Latar belakang itu membuat pendekatannya ke anak didik SSB Garuda Muda Mataram terasa akrab, sekaligus memahami betul mimpi mereka untuk tampil di panggung sepak bola nasional hingga internasional.
Di akhir kegiatan, Bang Jamil menyerahkan Dana Pembinaan kepada SSB Garuda Muda Mataram dan SSB Lombok Timur, disertai bantuan bola serta sejumlah alat penunjang latihan lainnya, sebagai bentuk dukungan konkret bagi ekosistem pembinaan talenta muda daerah agar bisa terus berjalan secara berkelanjutan.









