Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat pengembangan ekonomi kerakyatan melalui program Rumah BUMN (RB) Rembang yang berhasil mendampingi ratusan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Sejak beroperasi pada 2020, RB Rembang mencatat nilai transaksi kumulatif sebesar Rp6,9 miliar dan menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja lokal.
"UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah dan pencipta lapangan kerja. Karena itu, SIG terus menghadirkan program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan agar UMKM dapat tumbuh lebih kompetitif, memiliki daya saing lebih kuat, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," kata Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga:SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60
Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen, Seiring AS Serang Iran yang Hambat Pembukaan Selat Hormuz
Rumah BUMN Rembang yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, hingga kini telah mendampingi 580 UMKM berkembang melalui berbagai program pembinaan terintegrasi. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, penguatan branding, hingga digitalisasi usaha.
Hingga 2025, RB Rembang telah menyelenggarakan 203 pelatihan bagi pelaku UMKM. Pendampingan dilakukan secara komprehensif untuk membantu pelaku usaha menjawab tantangan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan yang semakin kompetitif.
Salah satu UMKM binaan yang merasakan manfaat program tersebut adalah Batik Sekar Mulyo milik Bella Ayu Paramitha asal Rembang. Setelah mendapatkan pendampingan dari RB Rembang, usaha batiknya berkembang dengan omzet mencapai sekitar Rp100 juta per bulan serta mampu menyerap puluhan tenaga kerja dan ratusan pekerja lepas dari berbagai desa di Kabupaten Rembang.
SIG menegaskan Rumah BUMN Rembang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi ekosistem bisnis yang mengintegrasikan pembinaan usaha, jejaring kolaborasi, dan akses pemasaran berbasis digital. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Wall Street Ditutup Menguat, S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Penutupan Tertinggi Berkat Optimisme AI
Baca Juga:Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Menurut Vita, penguatan UMKM menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Melalui kolaborasi antara BUMN dan masyarakat desa, program tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
SIG akan terus memperluas dampak program Rumah BUMN melalui pengembangan kapasitas pelaku usaha, peningkatan daya saing produk lokal, serta pembukaan akses pasar nasional hingga global bagi UMKM binaan.










