Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140 Jadi Rp985 Miliar di 2025

Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140 Jadi Rp985 Miliar di 2025

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 21:25
share

PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 dengan pendapatan mencapai Rp3,8 triliun atau naik 18 secara tahunan. Perseroan juga mencatat lonjakan laba bersih sebesar 140 menjadi Rp985 miliar seiring pertumbuhan bisnis di seluruh segmen usaha dan efisiensi biaya operasional.

"Ke depan, strategi pertumbuhan MSIN akan fokus pada empat pilar utama. Pertama, memperkuat posisi kepemimpinan perseroan sebagai perusahaan media digital terdepan di Asia Tenggara dengan terus meningkatkan kualitas konten, teknologi, dan basis pengguna," ujar Direktur Utama MSIN Angela Tanoesoedibjo dalam RUPST Tahun Buku 2025 di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, pertumbuhan pendapatan ditopang seluruh lini usaha perseroan. Segmen Konten, Intellectual Property (IP), dan Advertising menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan Rp2,1 triliun atau tumbuh 26, didorong peningkatan layanan media buying agency serta monetisasi konten melalui bisnis multi-channel network (MCN).

Segmen Subscription turut mencatat pertumbuhan 18 menjadi Rp869 miliar seiring meningkatnya jumlah pelanggan berbayar pada platform Vision+. Sementara segmen Online Advertising tumbuh 2 menjadi Rp857 miliar.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor perseroan meningkat 9 menjadi Rp1,1 triliun. Namun margin laba kotor turun menjadi 29 dari sebelumnya 31 akibat meningkatnya biaya akuisisi dan produksi konten sebagai bagian dari strategi ekspansi jadwal tayang dan penguatan platform digital.

Di sisi lain, EBITDA meningkat 33 menjadi Rp1,04 triliun dengan margin EBITDA naik dari 24 menjadi 27. Perseroan menilai peningkatan tersebut ditopang efisiensi biaya operasional melalui optimalisasi sumber daya dan pengelolaan biaya yang lebih terarah.

Baca Juga:Kelola 1,5 Miliar Views per Bulan, MSIN Ungkap Strategi Monetisasi Digital

Angela mengatakan perseroan juga akan memperluas kolaborasi strategis dengan mitra di rantai nilai media digital guna mempercepat monetisasi dan pertumbuhan usaha. Selain itu, MSIN akan mendorong ekspansi global melalui platform mikrodrama V+ Short yang menyasar pasar internasional dengan model distribusi digital yang scalable.

Sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming, MSIN terus mengembangkan ekosistem over-the-top (OTT) melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform. Perseroan juga mempercepat implementasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di seluruh operasional perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis digital.

Topik Menarik