Omnibus Mortemus Resmi Tayang, Angkat Tema Kematian Lewat 5 Film Pendek Berbeda Genre
Antologi film pendek bertajuk “Omnibus Mortemus” yang diproduksi oleh MondiBlanc Film Workshop resmi tayang perdana pada Sabtu (16/5/2026). Penayangan perdana itu dilakukan secara terbatas di Griya Tapa, Pasar Minggu Jakarta Selatan dengan menghadirkan seluruh sutradara serta para pemain yang ada.
Omnibus Mortemus sendiri merupakan deretan film pendek yang dihasilkan dari karya-karya peserta workshop MondiBlanc Film dengan tangan-tangan otodidak, kolaborasi dan profesionalitas. Berangkat dari keresahan mendalam atas realitas sosial yang ada, Omnibus Mortemus menonjolkan tema besar mereka tentang “Kematian”.
Nosa Nurmanda, Founder MondiBlanc Film Workshop mengatakan bahwa Omnibus Mortemus merupakan hasil karya dari Workshop FPS yang dilaksanakan sekitat empat bulan lebih dengan pembagian delapan kelas dan delapan departemen yang berbeda-beda.
Baca Juga : Film 'Keluarga Suami Adalah Hama' Angkat Konflik Mertua yang Relate dengan Pasangan Muda
“Nah, Omnibus Mortemus sendiri tuh dari biasanya setiap kali workshop itu para penulis kan satu kelas tuh semua saling berkomunikasi, saling pre-review dan ujung-ujungnya biasanya tiap tahun temanya mirip-mirip enggak sengaja. Jadi kita selalu punya PR di akhir workshop kita tentukan temanya apa yang bisa jadi benang merah semua naskah,” kata Nosa saat diwawancarai, Sabtu (16/5/2026).Meski mengusung tema besar “Kematian”, ia menjelaskan bahwa tidak semua film pendek dalam Omnibus Mortemus ini bergenre horor atau mengerikan, namun juga menggabungkan genre lainnya seperti komedi, fiksi sains hingga dokumenter yang membuat para penonton tidak menyangka dengan alur cerita yang disajikan. Bahkan, lima film yang ada dalam Omnibus Mortemus ini memiliki latar cerita, alur serta genre yang berbeda-beda. Dari mulai latar sejarah, kondisi sosial, konspirasi sampai masalah keluarga dan orang tua.
“Yang ini temanya semuanya ngomongin mati. Walaupun enggak langsung tema kematian persis tapi beda-beda ada momen matinya. Terus habis itu yang membuat ini jadi temanya kematian, padahal dalam filmnya bisa dilihat beda-beda banget cara ngelihat kematian nya gitu,” ucap dia.
Profil dan Pendidikan Steven Wongso, Disorot Usai Sebut Penjual Martabak Manis Banyak Dosa
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa film ini diproduksi sekitar empat bulan lebih dimulai darinpeoses syuting hingga akhirnya film tersebut siap tayang. Didukung dengan 20 aktor serta 80 kru film, proses syuting lima film pendek dalam Omnibus Mortemus dilakukan secara bersamaan selama lima hari. Menariknya, para pemain yang menjadi aktor dalam lima film pendek dalam Omnibus Mortemus ternyata berasal langsung dari laboratorium acting, atau kelas acting MondiBlanc.
“Naskahnya di downscale supaya bisa muat ke satu tempat yang besar dibagi jadi lima. Syutingnya satu film satu hari. Pemeran itu kan dapatnya dari lab acting, MondiBlanc punya lab acting sendiri dan ada kelas acting-nya. Dan juga ada teman-teman di luar juga ikut bantuin kita dari workshop-workshop lain,” pungkas Nosa.
Berikut adalah daftar lima film pendek yang ada dalam Omnibus Mortemus:1. Jakarta Sunless, merupakan sebuah drama fiksi sains distopia yang disutradarai oleh Harashta. Film ini memotret keserakahan manusia di tengah bencana ekologis dimana wabah virus melanda hingga membuat Jakarta Gelap secara terus menerus tanpa adanya matahari.
2. Saksi Kunci, merupakan film neo-noir hitam-putih yang berani yang disutradarai Greg Kohar. Film ini menyuarakan isu pelanggaran HAM. Didukung soundtrack dari band legendaris Efek Rumah Kaca, film ini mengajak penonton menolak lupa atas nama-nama aktivis.
3. Bapak-Bapak Tidak Bercerita, merupakan film dengan genre komedi yang disutradarai oleh Sachri Fadillah. Menggaet aktor senior Tenno Ali dan Devi Kinal Putri (Ex JKT48), film ini membedah konflik warisan dengan balutan jenaka.
4. Suara Ayah, merupakan drama hangat yang mengangkat isu fatherless. Disutradarai Rifki Taufik, film ini menawarkan perspektif relevan bahwa kasih sayang memiliki banyak rupa.









