3 Jet Tempur Israel Bombardir Gaza, Incar Panglima Militer Hamas
Tiga jet tempur Angkatan Udara Israel telah membombardir Jalur Gaza, Palestina, pada Jumat malam. Rezim Zionis mengeklaim serangan ini menargetkan panglima militer Hamas Izz al-Din al-Haddad.
Menurut militer Israel atau IDF, yang dikutip Times of Israel, Sabtu (16/5/2026), ketiga jet tempur tersebut menjatuhkan 13 bom selama serangan berlangsung.
Baca Juga: Israel Perluas Jangkauan Jet Tempur Siluman F-35 di Tengah Perang Iran
Belum jelas apakah al-Haddad tewas, tetapi seorang pejabat keamanan senior Israel mengatakan serangan itu kemungkinan berhasil. Rezim Zionis menggambarkan panglima Brigade al-Qassam Hamas itu sebagai arsitek terakhir serangan 7 Oktober 2023.
Hamas tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai nasib al-Haddad, yang menjadi kepala militer kelompok militan tersebut di Jalur Gaza setelah Israel membunuh kepala militer Hamas sebelumnya, Mohammad Sinwar, pada Mei 2025.Al-Haddad adalah pejabat Hamas paling senior yang menjadi sasaran serangan Israel sejak kesepakatan yang didukung AS pada Oktober lalu yang dimaksudkan untuk menghentikan pertempuran di Gaza. Serangan ini terjadi ketika Hamas memperketat cengkeramannya di sebagian kecil wilayah di pesisir Gaza yang berada di bawah kendalinya.Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan, "Al-Haddad bertanggung jawab atas pembunuhan, penculikan, dan kerugian yang ditimbulkan pada ribuan warga sipil (dan) tentara Israel."
Kedua pemimpin tersebut tidak mengatakan apakah mereka yakin al-Haddad telah tewas.
Petugas medis dan saksi mata di Gaza mengatakan serangan udara telah menargetkan sebuah apartemen di daerah Rimal, Kota Gaza, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai beberapa lainnya. Identitas orang yang tewas belum segera diketahui.
Serangan udara Israel kedua segera menyusul menargetkan sebuah kendaraan di jalan terdekat, kata petugas medis dan saksi mata. Belum ada laporan langsung tentang korban jiwa dari serangan kedua tersebut.










