Tembakau Alternatif Bantu Beralih dari Kebiasaan Merokok

Tembakau Alternatif Bantu Beralih dari Kebiasaan Merokok

Nasional | sindonews | Minggu, 3 Mei 2026 - 17:11
share

Banyak perokok dewasa berhenti merokok bukanlah hal yang mudah, terutama jika harus dilakukan secara tiba-tiba. Karena itu, diperlukan solusi yang lebih realistis dan dijalani secara bertahap agar hasilnya lebih efektif.

Salah satu pilihan yang kerap dipertimbangkan adalah penggunaan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin.

Salah satu riset dari Universitas Oxford di Inggris menemukan bahwa produk tembakau alternatif memiliki potensi efektivitas yang lebih tinggi dalam membantu perokok beralih dari kebiasaan merokok dibandingkan metode lain. Misalnya terapi pengganti nikotin (seperti koyo dan permen karet nikotin) atau sekadar dukungan penyuluhan untuk perubahan perilaku.

"Faktanya, hasil berbagai meta-analisis yang kami pelajari menunjukkan secara jelas dan konsisten bahwa produk tembakau alternatif efektif membantu orang beralih dari kebiasaan merokok," ujar Peneliti Senior dan Dosen di Departemen Ilmu Kesehatan Perawatan Primer Nuffield Universitas Oxford Dr Angela Difeng Wu dikutip, Minggu (3/5/2026).

Pendekatan tersebut dibahas pada riset berjudul Electronic cigarettes for smoking cessation: An overview of systematic reviews and evidence and gap map yang dipublikasikan pada Maret 2026. Studi ini menganalisis 14 tinjauan sistematis dari berbagai penelitian global antara tahun 2014 sampai 2023. “Produk tembakau alternatif memiliki profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok, karena penggunaannya menghasilkan aerosol atau uap air, bukan asap yang mengandung tar berbahaya,” ucapnya.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (Akvindo) Paido Siahaan mengatakan, konsistensi menjadi kunci utama dalam proses beralih dari kebiasaan merokok, karena perubahan tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan melainkan pada kemampuan individu dalam mengubah rutinitas dan pola perilaku sehari-hari.

"Keberhasilan proses beralih ini pada dasarnya tidak hanya ditentukan oleh produk yang digunakan, tetapi sangat bergantung pada konsistensi individu dalam mengubah kebiasaan," ujarnya.

Menurut Paido, mengenali pemicu seperti stres, kebiasaan sosial, hingga momen tertentu dalam keseharian menjadi langkah penting agar proses transisi berjalan lebih lancar.

Produk tembakau alternatif dapat berperan sebagai alat bantu, terutama pada fase awal yang cenderung paling menantang. "Dengan menyediakan alternatif asupan nikotin yang berbeda dari rokok, produk ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk kembali merokok, terutama pada fase awal transisi yang umumnya paling rentan. Namun, peran ini harus dipahami sebagai alat bantu bukan solusi tunggal," ungkapnya.Dalam praktiknya, tantangan terbesar sering muncul di tahap adaptasi. Perbedaan sensasi, rasa, hingga kebiasaan sosial seperti merokok saat berkumpul bersama teman kerap menjadi hambatan.

Untuk mengatasinya, banyak perokok dewasa memilih menjaga konsistensi, menghindari situasi pemicu di awal, serta mencari alternatif yang paling sesuai dengan preferensi mereka.

"Tidak perlu langsung berhenti total. Mulailah dengan menggantikan satu momen merokok dalam rutinitas harian dengan produk alternatif. Pendekatan kecil namun konsisten seringkali lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan perubahan drastis," kata Paido.

Topik Menarik