IHSG Ambruk 2,42 dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp354 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sepanjang periode perdagangan 27–30 April 2026. Tekanan pasar tersebut turut menggerus kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga ratusan triliun rupiah.
"Perubahan terjadi pada pergerakan IHSG selama sepekan sebesar 2,42 sehingga ditutup pada level 6.956 dari posisi 7.129 pada pekan lalu," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).
Baca Juga:Pasar Saham Terkapar, IHSG Ambruk 2 Balik Lagi ke Level 6.000-an
Seiring pelemahan indeks, kapitalisasi pasar BEI tercatat menyusut 2,78 menjadi Rp12.382 triliun dari sebelumnya Rp12.736 triliun. Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasar yang menguap dalam sepekan mencapai sekitar Rp354 triliun.
Koreksi pasar juga tercermin pada aktivitas perdagangan harian yang mengalami penurunan. Rata-rata nilai transaksi harian turun 6,81 menjadi Rp18,27 triliun dibandingkan pekan sebelumnya.Penurunan lebih dalam terjadi pada volume transaksi harian yang anjlok 17,32 menjadi 37,11 miliar lembar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi turut melemah 15,02 menjadi 2,34 juta kali transaksi per hari.
Baca Juga:IHSG Siang Ambruk usai Terjun Bebas 2,46 ke Level 6.926
Tekanan jual oleh investor asing masih berlanjut di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Pada perdagangan terakhir pekan ini, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp1,486 triliun.
"Sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp49,874 triliun," kata Kautsar.










