Paradise Indonesia (INPP) Balikkan Rugi Jadi Laba di Tiga Bulan Pertama 2026
IDXChannel — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia berhasil membalikkan rugi bersih Rp132,87 miliar pada periode kuartal I-2025 menjadi laba bersih sebesar Rp44,07 miliar di kuartal I-2026.
"Kinerja laba bersih saat ini lebih mencerminkan pertumbuhan organik perseroan, yang didorong oleh kinerja segmen usaha, khususnya segmen komersial," ujar Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony P Susilo dalam pernyataan resmi, Kamis (30/4/2026).
Dia mengungkapkan, pertumbuhan segmen ini ditopang oleh kontribusi ekspansi pada 23 Paskal Shopping Center Bandung yang dilakukan tahun lalu, yang memberikan dampak positif terhadap kinerja pada kuartal I-2026.
Pada periode Januari-Maret 2026, perseroan melanjutkan kinerja positif dibandingkan periode tahun sebelumnya, dengan membukukan pendapatan yang meningkat 14 persen YoY menjadi Rp326,90 miliar. Seluruh segmen bisnis mulai dari perhotelan, komersial, dan property sales berkontribusi positif terhadap pendapatan.
Dari total pendapatan pada periode ini, segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan capaian Rp157,14 miliar, tumbuh 19 persen YoY, diikuti oleh segmen perhotelan sebesar Rp135,50 miliar yang meningkat 4 persen YoY.
Sementara itu, segmen penjualan properti mencatatkan kinerja yang solid dengan pendapatan sebesar Rp34,26 miliar, melonjak 38 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Anthony mengungkapkan, peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh pengakuan pendapatan atas proses serah terima (handover) unit Antasari Place yang masih berlangsung pada awal tahun ini.
Dia menyatakan fokus melanjutkan langkah ekspansi terukur sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat recurring income (pendapatan berulang) sekaligus menjaga pertumbuhan jangka panjang. Perseroan fokus pada penguatan portofolio di wilayah-wilayah strategis yang potensial.
Sejalan dengan strategi perseroan tersebut, Paradise Indonesia mengarahkan pengembangan aset dengan karakter pendapatan berulang. Strategi ini dijalankan untuk mendorong stabilitas arus kas sekaligus memperkuat kualitas pendapatan Perusahaan di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang.
Di tahun ini, Paradise Indonesia menargetkan kontribusi recurring income tetap terjaga di kisaran 70 persen, didukung oleh aset strategis yang dimiliki serta keberlanjutan inisiatif ekspansi.
“Di Paradise Indonesia, kami tidak sekadar mengembangkan properti, tetapi menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang. Dengan strategi ini, kami meyakini Paradise Indonesia akan terus bertumbuh secara sehat, sekaligus menjaga momentum kinerja yang tangguh dan berkesinambungan di masa mendatang,” ujarnya.
Selain itu, kata Anthony, Paradise Indonesia terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui strategi ekspansi yang terarah, dengan fokus pada pengembangan portofolio aset yang mampu menghasilkan pendapatan berulang secara berkelanjutan.
Dalam waktu dekat, perseroan akan merampungkan proyek 23 Semarang Shopping Center yang dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal II-2026, sehingga diharapkan dapat memperkuat kontribusi recurring income, khususnya dari segmen komersial.
Harga Tembaga Naik ke Level Tertinggi 2 Pekan di Tengah Harapan Redanya Konflik Timur Tengah
Selain itu, Paradise Indonesia juga melanjutkan ekspansi melalui pengembangan proyek mixed-use 88 Plaza di Balikpapan yang berlokasi strategis di pusat kota, di mana pembangunan fase pertama telah dimulai sejak akhir Januari dengan fokus pada pengembangan infrastruktur, serta didukung oleh proses pre-sales yang telah berjalan seiring tingginya minat pasar.
Melengkapi langkah diversifikasi, Paradise Indonesia akan melanjutkan ekspansi pada segmen komersial dan perhotelan guna memperkuat pendapatan berulang serta menjaga kinerja yang berkelanjutan. Perseroan telah menyiapkan pipeline pengembangan, termasuk proyek Antasari Place Tower 2 dan pengembangan 88 Plaza, yang akan dijalankan secara terukur dan terencana untuk mendukung target pertumbuhan jangka panjang.
“Paradise Indonesia meyakini bahwa ekspansi yang dilakukan secara terukur akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas recurring income. Dengan strategi ini, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” ujar Anthony.
Di sisi lain, kinerja operasional perseroan tetap menunjukkan penguatan, tercermin dari EBITDA yang meningkat 20 persen menjadi Rp100,67 miliar, dari Rp83,95 miliar pada periode sebelumnya.
Peningkatan ini mencerminkan fundamental bisnis yang tetap solid, didukung oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi operasional yang berkelanjutan.
(Dhera Arizona)










