Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026

Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026

Ekonomi | sindonews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 11:00
share

PT Astra International Tbk membukukan laba bersih Rp5,85 triliun pada kuartal I-2026. Angka ini turun 16 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,93 triliun. Presiden Direktur Astra, Rudy, menyebut pelemahan kinerja terutama berasal dari lini usaha alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi

"Pada kuartal I-2026, laba Grup menurun terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Namun, bisnis-bisnis lainnya mencatatkan kinerja yang lebih baik, sehingga dapat mengimbangi sebagian dari penurunan tersebut," ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2026).

Baca Juga:Astra International Bagikan Dividen Jumbo Rp15,7 Triliun, Cair Bulan Depan

Dari sisi pendapatan, Astra membukukan Rp78,67 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini, turun 6 secara tahunan dibandingkan Rp83,36 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan terjadi pada beberapa lini usaha utama. Pendapatan dari penjualan barang turun 7,1 menjadi Rp53,74 triliun, sementara segmen jasa dan sewa melemah 6,19 menjadi Rp16,43 triliun. Di sisi lain, bisnis jasa keuangan justru mencatat pertumbuhan 6,80 menjadi Rp8,49 triliun. Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan juga ikut turun 4,72 menjadi Rp63,17 triliun, dibandingkan Rp66,30 triliun pada kuartal I-2025.

Rudy menilai ke depan kondisi pasar masih dibayangi ketidakpastian global, termasuk tensi geopolitik yang meningkat. “Kami akan terus mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, dengan tetap fokus dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Baca Juga:Astra Rombak Jajaran Pengurus: Tunjuk Bos Baru, Mantan Menkeu Isi Kursi Komisaris

Dari sisi neraca, total aset Astra tercatat Rp517,80 triliun hingga akhir kuartal I-2026, tumbuh 2,06 dibandingkan tahun sebelumnya. Aset tersebut terdiri dari ekuitas sebesar Rp239,12 triliun dan liabilitas Rp224,68 triliun

Topik Menarik