Kenapa Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia?
Keputusan Megawati Hangestri Pertiwi mundur dari timnas voli putri Indonesia akhirnya terjawab. Opposite andalan Merah Putih itu memilih menepi untuk sementara waktu dengan sejumlah alasan yang cukup kompleks, bukan sekadar keputusan mendadak.
Pemain asal Jawa Timur tersebut resmi mengajukan pengunduran diri melalui surat kepada PP PBVSI pada 27 April 2026. Dalam pernyataannya, Megawati menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang.
Ada tiga faktor utama yang menjadi alasan di balik langkah tersebut. Pertama adalah fokus pada karier profesional. Megawati saat ini tengah berada dalam fase penting dalam perjalanan kariernya, sehingga membutuhkan perhatian dan komitmen penuh di level klub.
Faktor kedua berkaitan dengan kondisi fisik. Jadwal padat yang dijalani, baik di level klub maupun tim nasional, membuat pemain berusia 24 tahun itu perlu menjaga kebugaran agar tetap berada di performa terbaik dalam jangka panjang.
Sementara itu, alasan ketiga adalah rencana pribadi ke depan. Megawati mengakui ada sejumlah hal di luar lapangan yang juga perlu menjadi prioritas saat ini.“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan matang, termasuk karier profesional, kondisi fisik, dan rencana pribadi. Saya percaya ini langkah terbaik untuk saat ini,” ungkapnya.
Pihak PP PBVSI sendiri menghormati keputusan tersebut dan tetap memberikan dukungan penuh. Federasi juga telah menyetujui pengunduran diri Megawati, yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung tim.
Absennya Megawati jelas menjadi tantangan bagi timnas, apalagi Indonesia akan menghadapi agenda padat dalam waktu dekat. Skuad Merah Putih dijadwalkan tampil di AVC Nation’s Cup for Women, SEA V League for Women, serta AVC Continental Cup for Women.
Tanpa Megawati, pelatih kepala Marcos Sugiyama harus meracik ulang komposisi tim. Sejumlah nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira diproyeksikan menjadi andalan, ditambah kehadiran wajah baru Shindy Sasgia Dwi Yuniar.
Meski kehilangan salah satu pemain kunci, timnas voli putri Indonesia tetap dituntut tampil kompetitif. Sementara bagi Megawati, keputusan mundur ini bisa jadi langkah strategis untuk menjaga kariernya tetap panjang dan stabil di level tertinggi.










