John Herdman Panggil Ferarri meski Tak Main 5 Bulan, Alasannya Mengejutkan
JAKARTA, iNews.id - Pemanggilan Muhammad Ferarri oleh pelatih Timnas Indonesia John Herdman menjadi sorotan tajam jelang pemusatan latihan Piala AFF 2026.
Keputusan ini dinilai mengejutkan karena Ferarri diketahui sudah hampir lima bulan tidak bermain akibat cedera Medical Collateral Ligament (MCL).
Nama bek tengah tersebut tetap masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil untuk mengikuti TC, meski belum lama pulih dari cedera.
Situasi ini langsung memicu kritik publik. Banyak pihak mempertanyakan keputusan Herdman yang justru memilih pemain yang lama absen dibanding pemain yang tampil rutin di level klub.
Sorotan makin tajam karena Herdman dikenal aktif memantau pertandingan Super League sepanjang musim.
Namun, di balik keputusan tersebut, terdapat pendekatan berbeda yang diterapkan pelatih asal Kanada itu.
Alasan dan Strategi Herdman
Herdman menegaskan pemanggilan Ferarri bukan tanpa dasar. Dia menyebut proses pemantauan pemain dilakukan secara menyeluruh selama musim berjalan.
“Sebagai kepala pelatih dan staf pelatih, kami telah menyaksikan banyak pertandingan musim ini dan mendapatkan gambaran mengenai potensi pemain domestik,” ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan dia tidak hanya menilai performa terkini, tetapi juga melihat potensi dan kualitas pemain sebelum mengalami cedera.
Di sisi lain, Ferarri telah memastikan kondisinya sudah pulih sepenuhnya meski belum kembali tampil bersama Bhayangkara FC.
Pemanggilan ini juga menjadi bagian dari proses evaluasi langsung oleh tim pelatih terhadap kondisi pemain setelah cedera panjang.
Herdman ingin melihat kesiapan Ferarri secara langsung di lapangan selama pemusatan latihan berlangsung.
“Ini adalah momen penting bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas mereka dan mengamankan tempat di skuad Hyundai Cup," tambahnya.
Ucapan tersebut menegaskan setiap pemain, termasuk Ferarri, harus membuktikan kualitas untuk mendapatkan tempat di skuad utama.
Selain untuk Piala AFF, performa selama TC juga akan menjadi pertimbangan menuju agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Dengan situasi ini, pemanggilan Ferarri bisa dilihat sebagai ujian penting untuk menentukan apakah dia masih layak menjadi bagian lini pertahanan Timnas Indonesia.
Keputusan Herdman sekaligus menunjukkan pendekatan seleksi yang tidak semata bergantung pada kondisi terkini, tetapi juga mempertimbangkan potensi jangka panjang pemain.










