TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan

TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan

Ekonomi | sindonews | Kamis, 5 Maret 2026 - 16:19
share

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 yang mencapai 4,87 ditopang salah satunya oleh momentum Ramadan. Melihat tren tersebut, TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memperkuat kolaborasi untuk mendorong aktivitas ekonomi selama Ramadan 2026.

Communications Lead TikTok Indonesia, Edwin Lengkei, mengatakan pihaknya menghadirkan kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 yang menghubungkan kreator, komunitas, penjual, dan pembeli dalam satu ekosistem digital terintegrasi.

"Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru bersama Tokopedia dan TikTok Shop," kata Edwin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga:Promo Akhir Tahun, Transaksi Tokopedia dan TikTok Shop Naik Lebih 50

Menurut Edwin, Ramadan selalu menjadi momen dengan partisipasi tinggi di TikTok. Pada Ramadan tahun lalu, lebih dari 21,9 juta video diunggah oleh pengguna di Indonesia, mencerminkan kuatnya interaksi komunitas sekaligus membuka peluang promosi bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui model discovery e-commerce.Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Antonia Adega, menambahkan pada pekan pertama Ramadan 2026 tercatat hampir 13 juta video singkat dibuat kreator dan penjual di TikTok. Angka tersebut melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun sebelumnya.

"Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel, dan kemeja menjadi yang terlaris," jelas Antonia.

Tren tersebut sejalan dengan peningkatan penggunaan tagar #Ramadan dan #Ramadhan yang tahun lalu naik 30 dibandingkan periode sebelumnya. Sebanyak 68 pengguna disebut menjadikan TikTok sebagai titik awal mencari inspirasi Ramadan, mulai dari ide berbuka puasa hingga referensi belanja kebutuhan hari raya.

Sejumlah pelaku UMKM merasakan dampak integrasi platform tersebut. Founder Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari, menyatakan strategi konten kreatif, partisipasi dalam kampanye, serta kolaborasi dengan affiliate membantu memperluas jangkauan pasar."Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat," terang Nila.

Baca Juga:Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Affiliate Creator

Tokopedia dan TikTok Shop juga mencatat sejumlah merek lokal lain, khususnya di kategori fesyen muslim serta makanan dan minuman, mengalami kenaikan transaksi rata-rata lebih dari lima kali lipat selama kampanye. Bahkan, merek fesyen muslim asal Bandung, Gwenza, mencatat pertumbuhan hingga tujuh kali lipat.

"Kami meluncurkan koleksi terbaru pada Ramadan Ekstra Seru 2026 lewat live streaming 13 jam secara konsisten, dengan konten menarik bersama artis dan affiliate," ujar Founder Gwenza, Deby Lianti.

Topik Menarik