Profil Pendidikan dr Piprim Basarah Yanuarso yang Mengaku Dipecat Menkes
Dokter konsultan jantung anak senior Piprim Basarah Yanuarso mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pernyataan tersebut disampaikan Piprim melalui unggahan di akun Instagramnya, Minggu (15/2/2026).
“Akhirnya saya dipecat oleh Pak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,” kata Piprim dalam unggahannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pasien, mahasiswa, residen, serta fellow calon konsultan jantung anak karena tidak lagi dapat mendampingi mereka dalam proses pendidikan dan pelayanan.
Baca juga:7 PTMA Buka Prodi Dokter Spesialis, Ini Daftar Kampusnya
Dalam penjelasannya, Piprim menyebut pemecatan tersebut berkaitan dengan sikapnya menolak mutasi yang dinilai tidak sesuai asas meritokrasi bagi aparatur sipil negara.
Ia juga menyinggung perjuangan mempertahankan independensi kolegium ilmu kesehatan anak yang menurutnya sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai independensi kolegium.Baca juga: Ketua IDAI Dokter Piprim Basarah Tidak Bisa Layani Pasien BPJS di RSCM
5 Shio yang Diprediksi Beruntung di 2026
Sebelumnya, pada Agustus 2025, Piprim juga sempat menyampaikan bahwa dirinya tidak lagi melayani pasien anak pengguna BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo setelah adanya mutasi ke Rumah Sakit Fatmawati.
Profil Pendidikan dr Piprim Basarah Yanuarso
Dikutip dari berbagai sumber, dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), lahir di Malang, Jawa Timur, pada 15 Januari 1967. Ia dikenal sebagai dokter spesialis anak dan konsultan jantung anak dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, termasuk sekitar dua dekade berpraktik di RSCM dengan fokus penanganan penyakit jantung pada bayi hingga remaja.Baca juga: Kisah dr Rafli, Lulusan Terbaik FK UI yang Raih Gelar Doktor dengan IPK 4,00
Dalam riwayat pendidikannya, Piprim merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran pada 1991. Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan lulus pada 2002.
Piprim juga menyelesaikan pendidikan konsultan jantung anak di fakultas yang sama pada 2004. Untuk memperdalam keahlian, ia mengikuti fellowship kardiologi anak di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, dan dinyatakan lulus pada 2007.
Pada 2025, ia meraih gelar doktor dalam ilmu kedokteran di Universitas Indonesia. Selain berpraktik dan mengajar sebagai pengajar kardiologi anak FKUI-RSCM, Piprim juga dikenal aktif dalam organisasi profesi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia serta terlibat dalam pendirian komunitas kesehatan, termasuk Rumah Vaksinasi.










