Aktor Gabriel Prince Ajak Gen Z Maknai Sumpah Pemuda Lewat Kontribusi Nyata
JAKARTA - Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya bisa diwujudkan lewat peringatan setiap 28 Oktober. Bagi penyanyi sekaligus aktor Gabriel Prince, anak muda juga bisa memaknainya dengan berani mengembangkan potensi diri, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.
Pesan itu dibawa Prince melalui PRINSIP Live on Stage, sebuah talkshow intim yang mempertemukan anak muda dengan sejumlah sosok inspiratif dari berbagai bidang. Acara ini digelar di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026).
Mengusung semangat Sumpah Pemuda, acara tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai perjalanan meraih kesuksesan, prinsip hidup yang dipegang, hingga cara menghadapi tantangan dalam mengejar cita-cita.
Prince berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, untuk terus berkembang dan berani mengambil langkah dalam mewujudkan impian mereka.
“Saya sebagai Gen Z berharap Indonesia semakin maju, anak muda makin kreatif, quick adapt dan tentunya selalu punya growth mindset for good contribution for Indonesia,” ungkap Prince di sela-sela acara.
Dalam PRINSIP Live on Stage, Prince menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang berbeda, yakni Coach Rheo, Bryant Frazer Kandani, dan Tamara Wu.
Coach Rheo dikenal sebagai pakar kesehatan mental sekaligus pendiri DOA TIRTO atau Koko Healing. Sementara itu, Bryant Frazer Kandani merupakan finisher Ironman termuda di Indonesia, dan Tamara Wu masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2024 serta mendirikan Liberty Society.
Ketiganya berbagi pengalaman dan perspektif mengenai perjalanan masing-masing dalam membangun karier, menghadapi tantangan, serta mempertahankan prinsip di tengah berbagai tuntutan.
Kehadiran narasumber dari bidang yang berbeda juga memberikan kesempatan bagi audiens untuk melihat bahwa perjalanan menuju kesuksesan tidak selalu memiliki pola yang sama. Ada tantangan dan proses yang perlu dilalui sesuai dengan bidang serta tujuan yang ingin dicapai.
Salah satu bagian yang menjadi ciri khas acara ini adalah pertanyaan penutup kepada setiap narasumber: “Prinsip apa yang kamu pegang sekarang?”
Pertanyaan tersebut mengajak para pembicara merefleksikan nilai yang menjadi pegangan mereka dalam menjalani kehidupan dan pekerjaan. Jawaban yang diberikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi audiens untuk menemukan prinsip yang relevan dengan perjalanan mereka sendiri.
Tak hanya menjadi pembawa acara, Prince juga menunjukkan kemampuannya di bidang musik. Dalam kesempatan tersebut, ia tampil bernyanyi bersama Naomi Ivo.
Penampilan duet itu menjadi bagian dari rangkaian acara yang memadukan diskusi dan hiburan. Kehadiran musik memberikan suasana berbeda di tengah perbincangan mengenai prinsip hidup, perjalanan karier, dan kontribusi generasi muda.
Sebagai aktor, penyanyi, influencer, dan kreator konten, Prince turut memanfaatkan ruang tersebut untuk menyampaikan gagasannya tentang peran anak muda dalam membangun masa depan Indonesia.
Ibunda Prince, Natalie Margaretha pun berharap putranya dapat terus mengembangkan talenta yang dimiliki sekaligus menggunakan kemampuannya untuk memberikan dampak positif bagi orang lain.
“Sebagai seorang ibu, harapan saya untuk Prince adalah agar ia terus bertumbuh, berani berkarya, dan menggunakan talenta yang dimilikinya untuk membawa dampak positif bagi banyak orang,” ujar Natalie.
Menurut Natalie, perjalanan di dunia hiburan seharusnya tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi. Ia berharap Prince juga dapat menginspirasi generasi muda agar berani bermimpi, percaya pada potensi diri, dan melakukan sesuatu yang berarti bagi Indonesia.
Melalui acara ini, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti sebagai slogan tahunan. Bagi generasi muda, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui keberanian untuk berkarya, kemauan untuk terus belajar, serta kesediaan berkolaborasi dan berkontribusi bagi masyarakat.








