Ogah Bongkar dari Nol, Tasya Farasya Ungkap Biaya Bangun Rumah Hampir Rp70 Miliar
JAKARTA - Tasya Farasya belum menyerah menghadapi persoalan rumahnya yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Meski biaya perbaikan struktur bangunan diperkirakan mencapai Rp5-6 miliar, beauty influencer itu menegaskan tidak ingin membangun ulang rumahnya dari nol.
Keputusan tersebut disampaikan Tasya melalui Threads setelah sejumlah netizen menyarankan agar rumahnya dibongkar dan dibangun kembali.
Bukan tanpa sebab, saran itu muncul usai Tasya membagikan hasil pemeriksaan kontraktor baru yang menemukan sejumlah persoalan pada struktur bangunan.
Tasya kemudian mengungkapkan bahwa biaya pembangunan rumahnya selama ini sudah sangat besar, sehingga membangun ulang dari awal bukanlah pilihan yang ingin ia ambil.
Ibu dua buah hati itu juga membocorkan biaya pembangunan rumahnya.
“Yang nyuruh gua bangun ulang rumah dari awal… inalillahi wainna ilaihi raajiun. Untuk rumah ini aja udah hampir nyentuh Rp50-70 miliar. Aku tak akan gentar, aku akan perbaiki rumah ini, alhamdulillah ada solusinya kok,” tulis Tasya.
Sebelumnya, Tasya memperlihatkan percakapannya dengan kontraktor baru yang sedang memeriksa kondisi rumah. Dalam video yang dibagikan melalui Instagram Story, kontraktor menyebut perkiraan biaya perbaikan struktur bangunan saja mencapai Rp5-6 Miliar.
Tasya kemudian memastikan kembali bahwa nominal tersebut memang khusus untuk perbaikan struktur rumah.
Selain membahas biaya, kontraktor juga menjelaskan sejumlah temuan dari pemeriksaan bangunan. Salah satunya adalah keberadaan sisa kayu bekisting di beberapa titik yang disebut tidak dibongkar dan sudah membusuk di dalam bangunan.
Kontraktor juga memperlihatkan hasil pengujian mutu beton menggunakan metode hammer test. Dalam penjelasannya, ia menyebut beberapa titik menunjukkan hasil yang lebih rendah dibandingkan mutu beton K-300 yang tercantum dalam dokumen.
Tasya pun memutuskan untuk tetap ingin memperbaiki rumah tersebut tanpa mengulangnya dari awal.
Ia menegaskan akan tetap memperbaiki bangunan yang sudah ada, karena menurutnya, masih ada solusi untuk menangani persoalan tersebut.








