Tes HIV Ruben Onsu Non-Reaktif, Kuasa Hukum Sarwendah Bongkar Kejanggalan!

Tes HIV Ruben Onsu Non-Reaktif, Kuasa Hukum Sarwendah Bongkar Kejanggalan!

Seleb | inews | Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:41
share

JAKARTA, iNews.id - Hasil pemeriksaan HIV Ruben Onsu yang dinyatakan non-reaktif kembali menjadi sorotan di tengah sengketa hak asuh anak dengan Sarwendah. 

Meski pihak Ruben telah menunjukkan hasil tes laboratorium sebagai bantahan atas isu penyakit 'tiga huruf', pihak Sarwendah justru menyoroti persoalan lain terkait dokumen pemeriksaan tersebut.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengklaim pihaknya memiliki bukti medis yang akan disampaikan dalam persidangan. Ia bahkan meminta pihak laboratorium berhati-hati terkait dokumen pemeriksaan yang sempat beredar.

Sorotan tersebut muncul setelah kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, sebelumnya menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan Ruben pada 25 Juli 2026.

Dalam dokumen yang ditunjukkan Minola, hasil pemeriksaan HIV Ruben tercatat non-reaktif. Minola menegaskan hasil tersebut menjadi bukti bahwa isu Ruben mengidap HIV tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan medis yang mereka pegang.

“Hasil daripada pemeriksaan itu, ini lihat teman-teman, ya, ini HIV, ya. Tiga huruf itu, NON-REAKTIF. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang disampaikan dan dipertanyakan oleh banyak orang,” tegas Minola Sebayang, beberapa waktu lalu.

Namun, pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari pihak Sarwendah. Apa kata pihak Sarwendah? 

Pihak Sarwendah Klaim Punya Bukti Medis

Chris Sam Siwu menegaskan pihaknya tidak asal bicara mengenai isu kesehatan Ruben. Menurutnya, Sarwendah yang ketika itu masih berstatus sebagai istri Ruben memiliki akses terhadap informasi medis sang presenter.

“Bang Minola (kuasa hukum Ruben) lupa bahwa Sarwendah adalah istri kliennya pada saat itu. Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter, rumah sakit, pasti memberikan hasil dong, ya, bukti pemeriksaan, bukti lab, kepada klien kami,” ujar Chris.

Chris bahkan secara terang-terangan menyatakan pihaknya mengantongi bukti terkait penyakit “tiga huruf” yang akan dibawa ke pengadilan.

“Kami tegaskan kami punya buktinya, yang akan kami sampaikan di pengadilan. Jadi kami tidak buka di sini tapi kami buka bukti itu di pengadilan. Dan punya buktinya? Punya, kami punya buktinya, terkait penyakit tiga huruf,” tegasnya.

Meski begitu, pihak Sarwendah belum membuka dokumen yang dimaksud kepada publik.

Soroti Tanggal Lahir dan Identitas di Dokumen Lab

Yang menjadi sorotan, Chris juga menyinggung adanya persoalan pada dokumen laboratorium yang menurutnya perlu diperhatikan.

Ia menyebut terdapat perbedaan tanggal lahir dan identitas dalam dokumen lab yang sempat beredar. Karena itu, ia memberikan peringatan kepada pihak laboratorium agar tidak sampai terjadi perubahan data yang berkaitan dengan riwayat pemeriksaan.

“Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai sengaja, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas. Karena di situ ada riwayat pemeriksaan. Kami enggak mau nanti blunder kepada pihak lab,” kata Chris.

Pernyataan tersebut membuat persoalan hasil tes HIV Ruben kembali menjadi perdebatan di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.

Di satu sisi, pihak Ruben menunjukkan hasil pemeriksaan 25 Juli 2026 dengan keterangan non-reaktif. Di sisi lain, pihak Sarwendah mengaku memiliki bukti medis lain yang akan disampaikan di persidangan serta mempertanyakan persoalan identitas pada dokumen laboratorium yang beredar.

Sarwendah Disebut Bakal Buka Bukti di Persidangan

Chris menegaskan pihaknya tidak akan membuka seluruh bukti di hadapan publik. Menurutnya, materi tersebut akan disampaikan secara langsung kepada majelis hakim.

Ia juga mengisyaratkan bahwa informasi yang selama ini diketahui publik baru sebagian kecil dari persoalan yang akan dibawa dalam persidangan.

“Apa yang mungkin masyarakat saat ini tahu, netizen tahu, itu baru salah satu saja. Tapi nanti kita buka semuanya di persidangan yang lebih lengkap, lebih detail. Jadi sudahlah, jangan lagi mengalihkan ini hoaks segala macam,” pungkas Chris.

Dengan demikian, hasil tes HIV Ruben yang disebut non-reaktif belum menghentikan polemik. Pihak Sarwendah justru menyatakan masih memiliki bukti yang akan diuji dalam persidangan.

Perlu ditegaskan, klaim kedua pihak memiliki dasar pembuktian yang berbeda. Hasil pemeriksaan yang ditunjukkan pihak Ruben tercatat non-reaktif, sementara bukti yang diklaim pihak Sarwendah belum dibuka kepada publik dan masih menunggu proses pembuktian di pengadilan.

Topik Menarik