Nama-Nama Ini Dipastikan Masuk Neraka Menurut Alquran

Nama-Nama Ini Dipastikan Masuk Neraka Menurut Alquran

Seleb | BuddyKu | Rabu, 11 Januari 2023 - 12:24
share

NAMA -nama ini dipastikan masuk neraka menurut Alquran . Neraka merupakan tempat terakhir di akhirat bagi manusia yang kerap berbuat maksiat hingga penuh kedustaan selama di dunia.

Bahkan Muslim yang memiliki dosa pun atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta\'ala akan disucikan dahulu ke dalam neraka , sebelum akhirnya diizinkan masuk ke surga.

Bukan hanya perihal pahala dan dosa, ternyata ada sejumlah nama hingga golongan yang dipastikan masuk ke neraka. Penjelasannya tertulis di dalam ayat-ayat suci Alquran .

Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman:

Artinya: "Jika kalian tidak dapat membuat(nya), dan pasti kalian tidak akan dapat membuat(nya), jagalah diri kalian dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir." (QS Al Baqarah Ayat 24)

Berikut ini 5 nama serta golongan yang dipastikan oleh Allah Subhanahu wa Ta\'ala masuk ke neraka, sebagaimana telah Okezone himpun.

1. Fir\'aun

Fir\'aun adalah Raja Mesir yang dikenal angkuh. Ia mengaku-ngaku kalau dirinya adalah Tuhan. Secara terang-terangan dia menentang ajaran Nabi Musa Alaihissallam.

Akibat keangkuhannya itu, maka Allah Subhanahu wa Ta\'ala pun menenggelamkan Fir\'aun beserta pengikutnya di Laut Merah. Kala itu ia sedang mengejar Nabi Musa Alaihissallam dan pasukannya.

Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman dalam Surat Ghafir Ayat 46:

Artinya: "Kepada mereka diperlihatkan neraka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Lalu kepada malaikat diperintahkan), \'Masukkanlah Fir\'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras\'."

2. Qarun

Qarun atau Karun adalah orang kaya raya di zaman Nabi Musa Alaihissallam. Diriwayatkan Ibnu Abbas, Qarun diceritakan merupakan sepupu Nabi Musa. Qarun sebelumnya taat beribadah, tetapi hidup memprihatinkan.

Kemudian suatu hari kepada Nabi Musa Alaihissallam, Qarun meminta didoakan untuk menjadi orang yang berkecukupan. Ternyata doa tersebut dikabulkan, lalu Qarun menjadi hartawan yang sangat kaya raya. Bahkan untuk membawa kunci hartanya, membutuhkan 70 orang dengan mengendarai unta.

Saking kayanya, Qarun pun dibutakan mata dan hatinya. Dirinya bahkan menentang Nabi Musa Alaihissallam yang sebelumnya telah mendoakannya.

Kemudian Nabi Musa Alaihissallam berdoa agar Qarun dibinasakan. Allah Azza wa Jalla pun mengabulkan doa Nabi Musa. Seketika sepupunya itu ditelan bumi beserta harta bendanya.

Maka itu hingga kini kerap disebut-sebut sebagai harta karun, bagi seseorang yang tidak sengaja menemukan benda berharga di dalam dasar bumi.

Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman dalam Surat Al \'Ankabut Ayat 39:

Artinya: "Dan (juga) Karun, Fir\'aun, dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu)."

3. Abu Lahab dan Ummu Jamil

Abu Lahab dan Ummu Jamil merupakan paman dan bibi dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Meskipun bagian dari keluarga Rasulullah, ternyata jalannya berbeda. Ia menentang ajaran Allah Subhanahu wa Ta\'ala, serta kerap menentang dakwah keponakannya itu.

Selain itu, istrinya yaitu Ummu Jamil juga dikenal tukang mengadu domba. Sehingga, pasangan suami istri ini cukup dikenal sebagai orang yang selalu berbuat culas serta zalim.

Akibat dari perbuatan itu, tubuh Abu Lahab dipenuhi dengan bisul hingga akhir hayat. Riwayat itu tertulis dalam Alquran Surat Al Lahab. Allah Subhanahu wa Ta\'ala pun menjaminnya sebagai orang yang celaka serta akan masuk ke dalam neraka.

4. Qabil

Qabil adalah putra Nabi Adam Alaihissallam. Tapi dia dipastikan masuk neraka karena merupakan manusia pertama dalam sejarah manusia yang melakukan pembunuhan.

Qabil membunuh saudara kembarnya sendiri yaitu Habil. Alasannya karena iri dengan saudaranya itu, lantaran memiliki pasangan yang lebih cantik, sehingga berniat ingin merebutnya.

Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman dalam Surat Al Maidah Ayat 2731:

"Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil), Aku pasti membunuhmu!. Berkata Habil, Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa. Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam. Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka. Dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim. Maka hawa nafsunya (Qabil) menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya. Sebab itu, dibunuhlah ia (Habil). Maka jadilah ia (Qabil) seorang di antara orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya (Habil). Berkata Qabil, Aduhai celaka aku. Mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini? Karena itu, jadilah dia (Qabil) seorang di antara orang-orang yang menyesal."

5. Kan\'an

Kan\'an adalah putra Nabi Nuh Alaihissallam. Ia adalah anak terakhir dari tiga saudara yang lain yakni Sam, Ham, dan Yafet. Istri Nabi Nuh bernama Waghilah dan masih masuk golongan orang kafir.

Sebelum terjadi bencana banjir yang membinasakan kaumnya itu, Nabi Nuh Alaihissallam sudah memperingatkan anak istrinya agar ikut dengannya. Sebelumnya Nabi Nuh sudah membuat kapal raksasa untuk menyelamatkan keluarga serta umatnya kala itu.

Bani Rasib yang saat itu adalah kelompok yang hidup di zaman Nabi Nuh Alaihissallam tidak mau ikut. Justru ia terus berbuat maksiat, padahal Nabi Nuh sudah memperingatkannya agar segera meninggalkannya sebelum azab datang dari Allah Subhanahu wa Ta\'ala.

Sayangnya anak bungsunya itu malah memilih ibunya, yakni masuk ke dalam orang-orang kafir. Lalu saat air bah datang, mereka pun tenggelam. Sementara orang-orang yang ikut Nabi Nuh selamat karena naik ke dalam kapal.

Allah Subhanahu wa Ta\'ala berfirman:

Artinya: "Dan Nuh berkata, \'Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi\'." (QS Nuh: 26)

Wallahu a\'lam bishawab .

Topik Menarik