Unik! Aksi Barista Cilik, Sediakan Kopi untuk Jamaah Itikaf Masjid

Unik! Aksi Barista Cilik, Sediakan Kopi untuk Jamaah Itikaf Masjid

Seleb | celebrities.id | Rabu, 27 April 2022 - 10:11
share

BEKASI, celebrities.id - Bagi umat Islam, 10 hari terakhir Ramadhan adalah istimewa. Pada malam tersebut, kaum Muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan demi mendapatkan Lailatul Qadar. Salah satunya itikaf di masjid.

Namun, suasana yang berbeda terlihat di Masjid Sulthon Aulia Puri Idaman, Bekasi, Jawa Barat. Pasalnya, jamaah yang datang beritikaf di masjid tersebut bisa menikmati secangkir kopi yang diracik barista cilik untuk membantu jamaah tetap melek.

Memang unik ide untuk membawa kedai kopi ke dalam masjid. Apalagi, kopi yang disediakan pun termasuk dari biji pilihan. Sehingga, para jemaah tetap bisa menikmati kopi enak ala kafe.

Selain dari kopinya yang bukan instan, para barista cilik juga menarik perhatian. M. Nur Fauzi selaku pengusaha kedai kopi menjelaskan alasannya membolehkan anak-anak untuk mengambil alih tugas meracik kopi untuk jamaah masjid.

"Kita coba untuk regenerasi. Kita memberikan kesempatan kepada generasi muda yang ikut itikaf, sambil membekali mereka dengan skill," kata Fauzi saat diwawancarai celebrities.id, Selasa (26/4/2022) malam.

Oleh karena itu, selain mendapat keterampilan menjadi barista, anak-anak juga diharapkan dapat meraih manfaat lebih.

"Ini sebagai bekal untuk kemandirian. Jadi, bukan hanya ilmu akhirat yang mereka dapat, tetapi ilmu dunia juga," tutur Fauzi.

Rupanya, semangat yang berapi juga terlihat dari para barista cilik. Mereka tidak merasa kelelahan menyediakan gelas-gelas kopi untuk para jemaah yang datang ke masjid untuk itikaf.

Muhamad farrel Faizi misalnya, remaja berusia 13 tahun ini rela begadang pada 10 malam terakhir Ramadhan untuk itikaf sekaligus belajar menjadi barista.

Penasaran aja pengen tau sekalian sekaligus cari pahala dimalam laitatul qodar kebetulan juga kedai kopinya lagi di masjid, kata Faizi.

Karena di dalam masjid, kedai kopi yang Fauzi sediakan tidak untuk dikomersilkan. Jemaah dapat secara cuma-cuma memeroleh kopi. Untuk itu, pihak pengurus masjid Sulhton Aulia pun menyambut gembira program yang dilakukan Fauzi.

Bukan hanya kopi yang dapat membantu jemaah tetap melek saat itikaf, tetapi juga dapat menjadi motivasi dan penyemangat anak-anak dan remaha untuk datang ke masjid untuk itikaf.

Ini sebenarnya bentuk juga dari kepedulian jemaah dalam menyemangati yang lain. Kita tau kopi adalah bisa bikin candu nah semoga jemaah juga diharapkan dapat terus datang ke masjid untuk beriktikaf, tutur H. Novvy Soebiantoro selaku pengurus masjid.

Cita rasa kopi semakin nikmat karena dapat disruput selagi panas langsung dari konter barista cilik.

Topik Menarik