Nissan Mengolok-olok Ferrari Luce, Dituding Mirip Leaf Baru
Nissan tidak melewatkan kesempatan untuk mengolok-olok Ferrari menyusul kontroversi seputar model EV pertama merek Italia tersebut, Ferrari Luce.
Dalam unggahan yang dibagikan oleh Nissan Irlandia di halaman Facebook resminya, pabrikan Jepang tersebut membuat perbandingan visual antara Nissan Leaf generasi baru dan Ferrari Luce.
Dalam gambar tersebut, Nissan menempatkan gambar Leaf baru di bagian atas dan Ferrari Luce di bagian bawah dengan keterangan, "Kami akui, kami tersanjung."Menurut Nissan, ada beberapa kemiripan visual yang dapat dilihat antara kedua model EV tersebut.
Ini termasuk warna biru-hijau yang hampir identik, desain atap hitam yang kontras, bentuk samping bodi yang menyerupai gaya fastback, dan juga penggunaan pelek berwarna gelap.
Bahkan, Nissan juga mengolok-olok Ferrari melalui keterangan unggahan tersebut dengan menyatakan:"Mereka bilang imitasi adalah bentuk sanjungan yang paling tulus, jadi terima kasih Ferrari. Nissan. Selalu pilihan yang cerdas."
Satire tersebut secara tidak langsung memberikan kesan bahwa Ferrari mengambil inspirasi dari Nissan Leaf saat mendesain Luce.
Namun, unggahan asli yang diduga diunggah oleh Nissan Irlandia tidak lagi dapat diakses pada saat penulisan ini.
Beberapa media otomotif internasional sebelumnya melaporkan bahwa unggahan tersebut memang diunggah oleh akun resmi Nissan Irlandia sebelum diyakini telah dihapus atau diubah ke pengaturan akses terbatas setelah mendapat perhatian luas.
Sejak diperkenalkan secara resmi minggu lalu, Ferrari Luce telah menerima berbagai kritik dari para penggemar otomotif di seluruh dunia.Banyak yang percaya bahwa desain model tersebut tidak mencerminkan identitas tradisional Ferrari, yang identik dengan mobil sport bermesin pembakaran internal dari Maranello.
Beberapa juga mengkritik pengaruh mantan desainer Apple, Jony Ive, yang dikatakan telah membuat Luce terlihat terlalu mirip produk teknologi daripada Ferrari.
Bahkan, mantan CEO Ferrari, Luca Cordero di Montezemolo, sebelumnya menimbulkan kontroversi ketika ia menyarankan agar logo kuda jingkrak Ferrari dihapus dari Luce karena model tersebut tidak mencerminkan semangat sejati merek tersebut.
Meskipun terus menerima kritik, Ferrari tetap membela keputusan desain Luce.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, sebelumnya menekankan bahwa perusahaan telah menerima minat yang kuat dari pelanggan lama dan baru untuk model EV tersebut.
Ferrari juga mengatakan bahwa Luce mewakili arah masa depan perusahaan di era elektrifikasi, meskipun penerimaannya di kalangan penggemar setia Ferrari masih menjadi perdebatan.
Pertanyaannya sekarang adalah, apakah Nissan hanya bercanda atau memang ada kemiripan yang signifikan antara Nissan Leaf baru dan Ferrari Luce? Para penggemar otomotif tampaknya masih aktif membahas masalah ini di media sosial.






